Kamis, 05 November 2015

KKN hari ke 5

Sedikit laporan perjalan yang perlu di bagikan di tempat KKN ini. Jeneponto kelurahan sidenre kecamatan binamu.

Ini bukan laporan se kaku laporan yang akan di pertanggungjawaban kan di universitas.

Bahwa mendekatkan diri kepada yang maha kuasa tidak membuat jengah. Teman ini begitu menjaga diri dari pandangan laki-laki, menginspirasi, shalat yang malas kau lakukan tapi tetap setia di hatinya.

Jadilah teman yang membantu melakukan perubahan di hati dan otak saya. Makasih KKN walau saya sendiri di tempat yang indah ini tapi bahagia kok. Kami beda posko semuanya punya pasangan kecuali saya hahaha.

Selamat istirahat ((peluk))

Rabu, 14 Oktober 2015

Saya sedang lelah dan pusing karena salah paham lagi, kenapa di dunia ini  ada perempuan yang Over Protective kenapa diri ini terlibat sama hal-hal aneh  macam itu. Kakak pman i need you so rasanya mau menangis saja kakak pman saya mau nangis saya Capek..

Senin, 12 Oktober 2015

Sedikit kekusutan di kepala ini

Baru saja saya merasakan betapa sensitifnya bahas agama di banding uang. Saya sendiri beragama islam dan im  proud to be muslim karena agama islam mengajarkan betapa damainya ia, sebenarnya agama-agama lainpun seperti itu. mengajarkan semua kebaikan dan menjauhkan kau dari keburukan

Disini saya akan membahas agama saya dengan sudut pandang orang pertama (saya sendiri). Bagaimana islam itu satu menurut saya islam itu satu. Kalau yang lain ada beberapa aliran di dalamnya.....

Sedih rasanya karena, karena mereka berbeda tata cara, aturan, dan sikap. Ada yang memperbolehkan ada pula yang tidak. Bahkan karena dua perbedaan ini kami bisa terpecah belah Sesama muslim lalu saling menyalahkan. Pilu hatiku

Seperti menjadi perempuan yang berkarir adalah hal yang salah karena mereka kurang memperhatikan anak dan suaminya..  gerah dengarnya, mama saya berkarier dan anaknya seperti saya, salahka ia? Bahkan suaminya ke masjid setiap waktu salat tiba.

Ada yang ingin menikah lebih lama karena alasan ingin berjalan lebih  jauh. Lalu ia akan di timpalkan beberapa hadist, ayat dsb yang menyalahkan mereka untuk berpikiran seperti itu. Padahal ayat itu tidak menyalahkan orang-orang seperti ini akan tetapi mengingatkan
Ada yang melarang ajaran begitu  banyak dan menganggapnya kaku, lalu membenarkan dirinya yang begitu lentur, kenapa kau harus memaksa kan untuk menjadi sepertimu, bukankah ia juga mempunyai hak untuk memberlakukan dirinya seperti apa

Selfie mengajarkan kau hal yang tidak menyenangkan ke dirimu sendiri, lalu semua orang sibuk menyalahkan orang yang menulis seperti ini padahal jika kami melihat muka kau terus-terusan di berbagai sosial media  itu akan membosankan dan memuakkan, toh ini juga tidak ada salahnya, kenapa harus saling menyalahkan?

Tentang larangan berpacaran yang terlalu sungguh sarkartis. Saya juga tidak setuju dengan hal begini, bagaimanapun kalian akan dekat dengan zina-zina kecil, tapi tahu kau bagaimana rasa jatuh cinta itu tuhan menciptakan, sungguh amat gila. Sayangnya saya membacanya seperti kau tidak boleh jatuh cinta

Kita dilarang mendengar musik karena sampai ke hal-hal yang tidak menyenangkan, padahal saya menulis ini sambil mendengarkan lagu efek rumah kaca-sebelah mata, musik itu menenangkan pendengar dan otak kita akan lebih cepat merespon jika itu bernada. Saya juga akan respect dengan orang-orang yang tidak mau dengar musik karena mereka berhak memilih, lalu kenapa harus menyalahkan lagi

Ada juga yang menyalahkan jilbab yang terlalu modis padahal mereka memakai pakaian 
longgar sampai bentuk tubuhnya pun tidak ketahuan. Berjilbab yang panjang sama longgarnya dengan mereka. Lalu kenapa saling membenarkan argumen, seperti menjadi lebih "putih" inilah yang benar bukan dianjurkan


Tidak berteman akrab dengan lawan jenis itu bisa membuatmu masuk ke lubang syaitan, terus manusia ada dua jenis, mereka saling membutuhkan dan melengkapi, untuk syaitan sendiri akan selalu ada dimana-mana, dirimu yang lebih pintar-pintar untuk menjaga diri
Apalagi dengan gamblang menghakimi sesama muslim kalau mereka lagi berada di jalur sesat.....

Saya tidak akan menyalahkan semuanya di mata saya mereka semua benar. Mereka semua benar, semua benar apalagi disertai dengan beberapa dalil, logika, tanpa logika hadist dan al quran. hanya segalanya saya lebih memilih hati untuk mengikuti, memilih bagaimana frame hidup saya memegangnya hingga lebih bertanggungjawab di akhirat kelak, kata-kata manusia tidak akan pernah habis untuk menyalahkan dan membenarkan hehe

Senin, 05 Oktober 2015

halo

Tarik napas sangat panjang untuk memulai menuliskan orang ini. Karena saya hampir gila kalau mengingat betapa berani saya untuk berhenti menjadi seorang kekasih, tapi saya tau kau pasti menunggu tulisan-tulisan saya tentangmu, lama yah? Iya rasanya harus hati-hati malas liat kau terluka lebih banyak. saya tau kau pasti ingin melihat bagaimana saya didalam hati ini. Mau tau? Saya terlalu sayang kepadamu, when you're kiss me i wanna hug you more than everything. When you're hold my hand, i really hold you more than anything when you're hugs me i wanna sink so deeper, yeah i feel safe and warm.

Karena itu saya berusaha melembutkan hati yang sudah kau jatuhkan... jatuh jatuh jatuh dan mati di terangi redupkan terangi lagi redup redup redup dan mati. Untuk melakukan pembelan diri juga, saya sudah terlalu lelah.

Biarkan tuliskan ini menjadi semua cara yang salah, cara saya yang salah...

Saya melihat diri ini sebagai penyiksa batinmu terus-menerus. Memusingkan kepalamu atau mungkin saja mau meledakkannya, berat rasanya untuk saya menahan beban jutaan rindu. Maafkan. 

Ketahuilah kalau kau gamang, silahkan, kalau kau meragu silahkan, kalau kau bimbang silahkan, saya tidak akan membuatmu yakin karena membuat hati sendiri yakin saja, saya masih kesulitan. itulah kenapa saya bisa menjadi perempuan yang sangat membosankan. Maafkan 

Kau selalu lucu di hati ini terlalu membuat saya tertawa dan pelipur lara. sehingga melihat sisi kejammu menjadi hal yang tabu untuk saya jadi banyak ketakutan-ketakuan melihatmu yang bersamayam di kepala ini. maafkan

 Kita selalu bercerita hingga jadi kebiasaan, kebiasaan yang ingin kau hilangkan karena persoalan kalau kau sebenarnya bukan pencerita, dan saya suka kalau kau bercerita sampai saya ketiduran bukan karena bosan tapi itu sudah larut malam haha , menceritakan juga bukan kealihan saya. Maafkan 

Kau terlalu besar orang yang besar, yang membuat saya yakin untuk selalu berlindung dan meletakkan apa-apa kepadamu, ada yang salah saya jadi jengkel, jadi manja, jadi bergantung. Maafkan

Sudah yah saya jadi capek, capek nangisnya Haha. Memahami mu bukan hal yang sulit, saya saja yang kurang paham. Menemukan obat capek dan penenang sepertimu pasti akan susah. Tugasku mi itu kapang. Untuk sementara lupakan saja apapun sadarlah hatiku hanya ada kau dan aku (kemudian nyanyi) kalau belajarnya sudah selesai kembalilah kesini. Kalau saya sudah tidak layak lagi, berubahlah 

Selamat membaca! i miss you 

ini my muse saya, dari belakang saja kalau dari depan nanti ada yang jatuh cinta ihss

Minggu, 04 Oktober 2015

Kecukupan

Malam ini saya sangat sedih sungguh sedih, sedih yang bahagia, roda tuhan amat berpihak kepada kami, melihat sekeliling saya terasa aman dan terlindungi

Saking bahagianya untuk membagikan ketulisan ini saya susah menyusunnya, tuhan terlalu baik, walaupun rasa ini merupakan ujian, tetapi saya amat bersyukur, pun diberikan jatuh saya juga mau bersyukur, tapi perihal yang begini sungguh amat disyukuri.

Keluarga ini sudah bertumbuh jadi orang-orang yang bijak serta dewasa, dengan pekerjaan yang mereka sukai dengan shalat dan mengaji yang masih berjalan. Dengan buku-buku yang banyak, perabotan baru, susunan-susunan masa depan yang sudah dirangkai sebagaimananya.

Kalau rodanya kembali berputar kearah yang lebih sulit saya dan keluarga ini pun sudah siap menerimanya, ternyata tidak mau menjauh dariMu adalah sebuah kecukupan

Jumat, 02 Oktober 2015

Ad -duhaa ayat 5 sampai 8

Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu , lalu (hati) kamu menjadi puas.

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.”

Semoga kalian dan saya bisa seperti arti  surah ad duhaa yang teduh ini  🍀

Selasa, 29 September 2015

Jeda

Tiga hari berturut-turut saya men-jeda-kan diri untuk tidak naik motor dulu ke kampus, naik pete-pete saja, iya saya rindu dengan atmosfernya biar mereka sana sini yang sedang mengeroyok-royok saya bisa tenang untuk sementara. Seperti biasa dengan headset dan lagu di HP ini yang terputar berulang-ulang atau sesuai urutannya, dan buku bacaan yang asyik walau sepotong-sepotong karena memperhatikan ruangan di dalam mobil ini dan melihat keluar jendela lebih menarik , jendelanya terbuka lebar pula  kalau sama mamang supet (sopir pete-pete) saya bisa begini, dengan motor mana bisa, saya lebih konsentrasi dengan kendaraan itu, disini lebih santai, lebih melihat dan lebih merasa

Human interest di dalam sini lebih dekat, saya bisa melihat anak SD yang hendak berangkat ke sekolah dengan uang di tangannya plus genggaman yang sangat erat, seperti uang itu satu-satunya jalan untuk sampai ke tujuan

Atau ibu disini yang bercerita kepada anaknya kalau tulang ikan di lehermu jangan di rasa-rasa, ibunya meyakinkan kalau yang tersangkut bisa hilang dengan cepat, saya bisa melihat kalau anak itu agak legah tapi sedikit getir. 

Atau ibu-ibu di sebelah yang melarang anaknya sekitar umur mmm 6 tahun lah. Untuk tidak tidur dulu, rumahnya sedikit lagi sampai, jangan tidur jangan, mata anak itu sudah sayup-sayup berusaha tidak menyusahkan ibunya, pada akhirnya tidur juga hahaha

Atau bapak-bapak tua ini yang sedari tadi melihat ke jendela. Dengan cabang-cabang cerita di kepalanya. Sedih yah liat bapak-bapak naik pete-pete. Tolong dong pak naik mobil pribadi saja, motor, atau sepeda, jalan kaki juga oke jangan naik pete-pete, saya sedih deh pak, serius deh pak huhuhu.

Atau anak sekolah bersama teman sebayanya sedang sibuk bermain handphone.

Mamang supir ini tetap konsentrasi melihat penumpang mana yang ingin dia tumpangi lagi.

Lalu saya senang dengan rasa seperti ini sedap- sedap khawatir. Kalau saya sudah sampai di kampus jeda begini sudah jadi gelembung pecah. Kembali menjadi fokus. tentang tugas akhir, organisasi, hati teriris,  cara menghadapi dosen rese and everything the complicated life, by theway pete-pete itu bikin bahagia yah untuk orang-orang macam saya, Eh membayar pak ogah nyebrang termasuk persoalan kalau tidak punya uang pas hahahaha. Kiri pak! 





Rabu, 16 September 2015

Barangkali

Kita perlu belajar cara memberi saran dan mendengarkan, menjahui komentar dan tidak mempengaruhinya.
Saya melihat begitu banyak hati yang menjadi bimbang karena kata-kata orang lain, banyak hati yang menjadi ragu karena kata-kata orang lain dan menjadi penakut karena kata-kata orang lain. Sehingga mereka lupa dengan hati mereka sendiri karena kejamnya kita untuk mempengaruhi agar menjadi sama atau ada unsur kepentingan yang mendasar.
Menjadi komentator adalah pekerjaan yang manusia lakoni setiap hari. Kenapa tidak mencoba untuk menjadi manusia yang memberikan saran dan mendengarkannya.

barangkali kita harus mempelajari ini. yaitu, menjadikan hati mereka yang menerima pukulan-pukulannya sendiri,  lebih mendengarkan suara hati  mereka sendiri, lebih banyak berbincang dengan hati  mereka sendiri,  karena saya juga percaya kalau kata hati itu ada tuhan yang berbisik di dalamnya . Biarkan mereka menyimak dan menjadikan hati yang kuat yang percaya akan mimpi dan keinginannya.

Rabu, 02 September 2015

Anggaplah saya lagi belajar

Bagaimana kalau kita sedang dilanda kehilangan yang membuat jiwa mu kosong. Padahal segala sesuatunya akan kembali kepadaNya.

Terlalu banyak rasa yang diciptakan manusia dan teramat sedikit kita bisa menikmatinya, barangkali ada yang menyukai rasa manis, atau pahit, atau asin,  atau pedis, hanya salah satu saja.

Untuk ukuran seperti kita. Sudah banyak makan dosa, mempelajari ini itu melihat ini itu terlalu amat susah untuk mengikhlasan semuanya. Padahal kita bisa tau tidak ada yang abadi

Saya bakalan menyimpan barang saya sembarangan padahal mereka amat penting bagi saya, tidak apa-apa anggaplah saya lagi belajar

Saya bakalan malas membantu orangtua saya dan cuek kepadanya padahal mereka amat penting bagi saya. Tidak apa- apa anggaplah saya lagi belajar

Saya bakalan tidak mau dianggap sahabat ataupun sejenisnya yang membuat kalian merasa memiliki saya padahal kalian amat penting bagi saya, tidak apa-apa anggaplah saya lagi belajar

Saya bakalan menunda-nunda waktu, tugas, hak, dan kewajiban saya padahal ini amat penting bagi saya, tidak apa-apa anggaplah saya lagi belajar.

Saya lagi belajar cara merelakan pergi, Karena kebodohan saya sendiri yang sebetulnya bukan hal yang bodoh. Setidaknya saya pernah mengabaikan,  Bukankah pelajaran bisa datang dari hal yang pahit...

Selasa, 01 September 2015

trip to toraja

lohaa, selamat memasuki bulan baru bulan september, jadi tulis begini karena dimana-mana semuanya mengucap syukur dan harapannya di bulan baru. semoga langit dan penciptaNya mengaminkan.

seperti yang mau saya  tulis ini, tentang keinginan yang mendalam ingin sekali ke toraja, karena faktor, di sana banyak yang unik, lucu, dan menarik wisatawan, akhirnya sampai, terima kasih kakakku zafirah yang selalu bisa membahagiakan adik-adiknya. iya semua terlihat unik, dari makanannya sampai tempat wisatanya yang kebanyakan kuburan. mereka masih kental dengan etnis nya.

kalau kalian kesana yang paling sering di kunjungi adalah kuburan dimana menjadi salah satu tempat yang tidak terlihat menyeramkan, eh menyeramkan sih, seram-seram ashoy hahaha. kebanyakan digantung mayatnya, jadi kita bisa melihat tenggorak manusia dan peti nya serta sejarahnya yang menghibur otak. seharusnya manusia bisa paham dengan budaya walaupun agak jauh dari masuk akal atau melanggar ajaran "agama" kalau saya  hanya sebatas menghargai tidak mengikuti

saya berangkat malam hari 14 agustus  sampai dengan 17 agustus 2015 bersama teman kakak saya yang sering kutemani nge-trip. hebatt, semoga saya tidak terlihat tua. diperjalan kita disambut hawa dingin dan kelucuan yang masih mengema di kepala saya. untuk perjalanan seperti ini bawahlah mereka yang memiliki kepedulian dan tingkat humor yang tinggi.

dan niat kami kesini untuk menonton acara TIF atau toraja international festival 2015, dengan alunan melodi dan tarian yang menghibur, disambut dengan aroma kopi, kopi di toraja sudah menginternasional by the way. dan acara TIF ini dari sore sampai malam matamu betah, karena kita ini pemburu waktu jadi sisanya menjelma jadi imajinasi betul-betul keren, keren, keren ih keren sampai susah move on nya













Kamis, 27 Agustus 2015

Kenapa saya harus menulis

1. Agar saya tidak gila, karena saya ini terlalu pemikir. Dengan menulis disini sebagian sudut pandang tanpa ada yang melarang menjadi karya dan menghilangkan beban

2. Biar nanti anak cucu saya bisa membacanya, mereka akan tahu bagaimana hati bisa bicara dengan tulisan

3. Pelarian diri, kadang esensi liburan belum cukup. Blog ini bisa lebih menyelami diri, dan memeluk saya erat

Selasa, 18 Agustus 2015

#Merdeka

Seperti biasa orang-orang akan membicarakannya dengan berbagai sudut pandang yang berbeda dan saya selalu suka.

Perdebatan tentang merdeka kah kita atau belum? menjadi primadona sebagaimana mestinya.

Indonesia ku negaraku yang kucinta, jujur saya  memang mencintainya walau saya juga bercita-cita bersekolah di luar negeri dan menyukai bahasa inggris. Tetapi saya mau mati disini negeri mayoritas muslim dan budaya kematian secara islam.

Pagi-pagi setiap 17 agustus televisi akan mensuguhkan upacara pengibaran bendera di Jakarta, saya tertarik dengan anak SD dan point-point keinginan mereka untuk Indonesia karena Sarkartisnya orang-orang cukup mewakili pikiran ini.

1.Indonesia akan jauh dari sogok menyogok

2.Pengangguran bukan kata yang menakutkan

3.Beban negara untuk korupsi lebih ringan

4.Orang-orang kreatif dan skill mereka jangan di sia-sia kan atau merelakan mereka pergi ke luar negeri

Dan juga manusia pasti tidak akan puas,  teruslah berkembang indonesia ku sampai engkau maju, semakin besar semakin banyak kehancuran-kehancuran kecil yang mendekat.

Kamis, 23 Juli 2015

Kira-kira apa upaya kita untuk menjauh kepadaNya sedang dia sangat mencintaimu lebih baik dari apa yang kau rasakan?

Allah swt lebih mengetahui apa yang ada di hatimu, pikiranmu, maupun apa yang belum kita pikirkan.

Seperti penggalan adzan subuh ini

اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْم
(salat lebih baik daripada tidur)

Bukankah hanya adzan subuh saja ia di kumandangkan. Bagaimana manusia pasti akan sulit melakukannya, akan....

Senin, 13 Juli 2015

Ramadan ke 26

Pada awalnya saya mengamati lalu mencerna nya dengan sangat hati-hati kemudian menuliskannya disini

Sering kita merendahkan pekerjaan satu sama lain, bukan hal yang bawahan, ke menengah, menengah ke atas, tetapi pekerjaan yang se balance nya. Namun beda devisi atau apalah istilahnya. Saya yang masih status mahasiswa, bukan orang yang disinggung tetapi merasa jengkel

Iya, kita di hadapkan dengan beda tempat, jabatan, dan cara, barangkali disana kita memakai fasiltas yang memadai dan terlihat mewah sedang disini sebaliknya. Hal materi titik beratnya sama.

Merendahkan, atau mengolok-olokan pekerjaan bukan hal yang patut dilestarikan, saya rasa mereka mempunyai porsi kebahagiaanya tersendiri. Bahagia itu soal rasa.

(ditulis ketika sedang magang dan menunggu di ruangan DPRD)

Minggu, 12 Juli 2015

(?)

Di 5w+1h, kapan adalah tanya yang begitu mengilukan ketika kita sedang menerima pertanyaan-pertanyaan sensitif yang di lontarkan manusia secara berulang-ulang. Lalu membuatmu begitu muak untuk menjawab karena mereka Keterlaluan menuduhmu

Bagaimana rasanya di tanya, kapan dapat kerja? Padahal kita lagi sedang sibuk-sibuknya untuk melamar sana-sini di perusahaan yang di inginkan dengan usaha semaksimal mungkin.

Bagaimana rasanya di tanya, kapan menikah? Padahal diri ini sedang dalam proses mencari dan memperbaiki diri. Atau menangis karena yang datang hanya sebatas singgah

Bagaimana rasanya di tanya, kapan lulus kuliah? Padahal kita lagi mengusahakan diri untuk cepat sarjana dengan banyaknya tuntutan dari fakultas itu sendiri atau kalian belum mengetahui motivasi mereka untuk memperlambat diri di jalur akademik

Bagaimana rasanya di tanya, kapan dapat momongan? Padahal kita rasanya sangat kecewa melihat testpack yang hasilnya masih saja negatif

Bagaimana rasanya ditanya, kapan dapat cucu? Padahal kita lagi mengusahakan dengan doa untuk anak kita,mengajarkan dan memberikannya arahan.

Sebagai manusia yang berpendidikan kita butuh untuk mengetahui bahasa non verbal dari tubuh seseorang, jika kalian bertanya atas dasar penasaran berhentilah mencari tahu. Karena ukuran untuk kapan hanya dapat diusahkan tuhan lah yang menentukan

Untuk menjawab semua ini saya mengambil kata kakak sepupu saya.

"ketika kita sudah tidak mampu lagi untuk menyelesaikan segala sesuatu  tuhan tidak menyuruhmu mencari hingga penat tetapi jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu"

( ditulis ketika 25 ramadhan habis sahur dan lagi kangen berat sama seseorang  yang tidak membuatmu gelisah)

Rabu, 17 Juni 2015

Marhaban ya ramadhan

Puasa kali ini agak beda untuk saya . Datangnya sangat riuh, Biasanya ia datang begitu tenang...

Seperti Ranting  kering dan coklat daunnya hilang. Di rumah, di kampus,  penuh dengan tekanan tempat yang membuat saya nyaman ini. Sebagai orang yang tidak lagi belia masalah ini menggelantung dan menjadi tanggungjawab saya dan (orang disekitarnya yang mau tidak mau ikut juga terlibat)

Marhaban ya ramadhan semoga memasuki bulan puasa yang suci ini semuanya tertelan dengan penuh kehati-hatian, cepat selesai yah masalah hihi ((peluk))

Rabu, 27 Mei 2015

Now at least

Tempat kami tinggal, dengan bermacam-macam orientasi dan keinginan masing-masing ada yang membuat bangga dan juga kasihan.

Dan saya pun bingung sama diri sendiri saya berada di pihak mana, pada dasarnya saya bersifat plagmatis sehingga mengambil semuanya dengan cara ringan, malas berpikir berat dan terkesan tega

Postingan ini adalah kata-kata yang tumpah dari kepala saya barangkali agak berantakan susunannya, ketahuilah semakin bertumbuhnya kalian dengan pikiran-pikiranmu semakin membuat kita terasa bodoh. Apa yang membuatnya seimbang? Keimanan.

Lalu apakah tuhan bisa protes jika saya tumpah tindihkan beban  buruk saya yang paling berat kepadanya? Tidak. Dia maha baik, maha yang sangat maha....

Saya merasa tenggelam dengan pengalaman-pengalaman manusia. Jadi banyak maunya, Keluhannya, kasihannya, deritanya, menjengkelkannya,  Disini doa bekerja agar  tetap di koridornya. Lalu ketika saya mulai berdoa, tak ada satupun yang terpikirkan, kosong. saya bingung, diam, Sampai doa saya selesai.

Iya, doa saya berdiam

Sabtu, 25 April 2015

Random conversation #2

Mama: capek juga naik di lantai dua (ngos-ngosan)

Saya: siapa suruhki naik hihihihik

Mama: yah olahraga sekalian kasih turun perut supaya langsing dan awet muda kayak base campnya anak gadisku hhi hhi hhi hhi (nada kecentilan)

Saya: ndih maunyameh, sini pade ku fotoki

(Ps :yang merah namanya memuk, yang pink namanya happy time, yang biru namanya monsteb. and i love you)

Minggu, 12 April 2015

Yang butuh digandeng

Sudah beberapa hari ini saya suka memperhatikan, rasa. Rasa saya. Sebenarnya saya ini bagaimana "kenali dirimu maka kamu akan mengenali tuhanmu"   lupa kata ini keluar dari siapa. Hanya ada yang keliru dalam diri ini. Dalam diri saya lebih tepatnya

Saya memerlukan point-point penting yang harus diingat untuk saya sendiri ataupun pembaca diam-diam tulisan ini
(siapa tau anda juga lupa, mari menolak lupa)

1. Hindari kegiatan lari ditempat.

2. Jangan lupa konsentrasi sama mimpimu jangan di semu kan

3. Fokus, tepat waktu, sabar, dan tabah

4. Jangan banyak bosan

5. Berkumpul dengan orang-orang saleh

6. Perpendirian tapi bisa menerima kritik.

Sip. Ini cukup :-)

Sabtu, 04 April 2015

trip bone


7-12 februari 2015

nelangsa-nidji

soundtracknya broh gokil hahaha, alasannya karena mba maya selalu memutarnya padahal kami tidak lagi galau tapi sensasi lagu nelangsa memorinya akan ke bone, sampai sekarang

sebenarnya kami bertiga tetapi atirah teman saya tidak jadi pergi sebab bapaknya lagi sakit dan masuk RS, saya dan maya pun pergi bersama kedua orangtuanya naik mobil melewati bulu dua yang pemandangannya begitu ciamik. untuk ke bone kami menempuh 4 jam perjalanan melewati maros, pangkep, barru, dan sengkang

tiba di bone desa uloe kampung orangtua maya sekitar jam 15.30 wita, kami disambut dengan sangat ramah, makanan berlimpah, dan kekeluargaan yang masih kental, yah berhubung saya bukan orang bugis semuanya memakai bahasa daerah yang kebetulan saya tidak mengerti, di bone juga masih sangat kuat dengan strata sosialnya.. jadi apa yang kalian rindukan jika berpergian? kalau saya atmosfirnya, dimana tanah yang kalian injak rasanya beda, air, udara, lingkungan. ada kedamaian yang dirasakan, seperti dunia yang digeluti di dalam kepalamu usai sudah, sudah..

hari pertama dan kedua kami sibuk mengurus pengantin sepupunya maya, adat bugis membuat saya sebagai pengamat menjadi capek apa kabar pengantinnya, mappacing bagai pengantin perempuan dan laki-laki, dilaksanakan di malam hari besoknya ada apparola kegiatan kerumah pengantin perempuan disusul kerumah pengantin laki-laki setelahnya, lalu ammatoa dimana keluarga atau tamu undangan memberikan kado kepada kedua mempelai, malamnya barrasanji , fuh~

hari ketiga, kami tidak berpergian jauh, dirumah saja berhubung teman saya atirah, bapaknya meninggal, rasanya sangat menyesakkan seperti jiwa ingin ke makassar tapi raga tak mampu kemana-mana, shit. belakang rumah tante maya hamparan luas sawah yang paling asik, kalau lagi mandi (lantai dua) jendela besar-besar dan terbuka how i feel so happy, cita-cita saya punya rumah yang kamar mandi ada jendelanya besar-besar tanpa takut diintip hahahaha. ganggu anak mengajinya mamak aji sudah menjadi hiburan juga hihihi

hari keempat kami ke tete tonra bone, ini pantai, senang sekali karena saya agak bosan dengan wilayah gunung-gunung akhirnya ketemu pantai, main air laut dan pantainya juga keren sekali tempatnya meneduhkan, banyak pohon rindang, ada sapi, kalau kesini ada baiknya bilas dirumah saja setelah mandi air, kalau airnya surut kita bisa jalan-jalan ke pulau seberang tanpa perlu sewa kapal lagi, dan bawa bekal dari rumah

hari kelima we went to tanjung pallete, pemandangan yang  menghibur mata, laut juga, serta villa-villa yang eksotis  sudah dekat sama pelabuhan bajoe jadi kalau kesini banyak kapal-kapal yang lalu lalang di permukaan laut

hari keenam kami berkunjung kerumah sepupu-sepupu mba maya yang ada di bone kenyang lagi, miss you mandacang bocah kecil yang lutcuh serta lihai bahasa bugis, sedih juga karena sorenya kami balik ke makassar naik mobil penumpang yang baiknya lagi di bayarin pula sama mammi uwww kangenn, thats surprise for us we back to home with my beloved boy, but we arent trip together just meet him at bone i love you













Jumat, 27 Februari 2015

Home sweet home

koc-homesick 🎵

Selama liburan setelah berlibur ini saya selalu berada dirumah seharian 24 jam tapi tidak merasakan sepi apalagi bosan, sepertinya saya merindukannya banyak-banyak, sepertinya saya melakukan hibernasi, sepertinya saya nyata punya rumah sebagai tempat rehat.

Kalau mulai sibuk pasti rumah layaknya kedipan mata saja.

Memulai membaca buku-buku yang memilih untuk singgah dan melahapnya kembali, menonton berbagai gendre film, memasak, mengurus ponakan yang sedang lucu-lucunya, baring, menghayal, tertawa. Makan dan beres-beres, mandipun di jamak hahahaha atau bercerita dengan kedua orang tuaku dengan frekuensi yang lebih besar dari biasanya

kalau diluar  bisanya saya lebih lelah untuk waktu yang singkat apalagi bertemu dengan mereka-mereka yang otaknya tidak serupa, mungkin karena kau sedang konsentrasi menghambur hamburkan basa-basi dan uang hahaha

Kamis, 22 Januari 2015

trip malino

20-21 desember 2014, malino

selamat sore, updatean liburan baru ditulis sekarang soalnya lagi libur tapi kangen liburan hu ha hu ha semoga mereka cepat-cepat mendekat serta datang dengan selamat sentosa.

hari itu saya berlibur bersama teman kantor kakak saya, liburan yang begitu enteng tanpa perlu usaha lebih, materi, logistik, jangan takut, semuanya berlebihan, mereka adalah bos dan karyawan PT HADJI KALLA, Makassar. saya berlibur dengan kaum borjuis+ asyik ihhiyy.mereka mengeluarkan tanpa perlu menghitung, mengingat, apa lagi meminta kembali, kerenn.

kalau liat mereka saya mau menjadi manusia kaya, padahal kalau bicara seperti ini semua berpikiran kalau saya gila harta hahaha, saya memegang harta tanpa perlu memilikinya semoga tuhan selalu mensucikannya, menurut saya sukses adalah bisa menghidupi kehidupan orang lain, kalau kita kaya, kita bisa membeli apapun, membantu apapun, sedekah gila-gilaaann, akhirat dan dunia begitu sulit untuk dipisahkan. mereka saling mengkaitkan

paling dahsyat adalah air belum mengalir (entah ada apa dengan daerah ini padahal pada saat itu musim hujan dan air begitu melimpah) mandinya pakai air galon, club pula *nangis tapi senang*

bakar-bakar ikannnn semua jenis ikan beroh, kenyangnya

foto di belakang bos-bos yang main domino, kalah berdiri sampai selesai

pisang goreng di pagi hari, kopi, teh, susu hangat
kebun strowbarry di malino, petik, ambil, bayar hihik


naik kuda di pohon pinus, semoga kudanya di beri makan yang pak kusir

pasar tradisional malino,murah, meriah



Selasa, 20 Januari 2015

Random conversation #1

Saya : bagaimana caranya kalau kau nyaman dia nyaman tapi dianya punya pacar, tapi dia juga lebih sayang sama kau daripada pacarnya, percaya itu?

Teman: tentu saja tidak

Saya: tapi kenapa masih berhubungan?

Teman: karena saya nyaman

Saya: sakitnya itu....

Teman: tidak apa-apa,  ditahan saja sakitnya tokh

(Lalu mereka berdua tertawa lepas padahal jalanan pada saat itu cukup ramai)

Sabtu, 17 Januari 2015

21 di depan mata, sudah lewat 14 nya dengan tanggal-tanggal "belas" lainnya. Kalau sudah mengulang tahun seperti ini, hanya butuh doa mereka bukan kue tart atau kado lainnya, doa dan mereka-mereka yang kuingin untuk ingat, jangan sampai lupa sesungguhnya itu mengilukan.maaf saya memang tercipta begini, meaww.

Dan mereka juga menolak untuk lupa, makasihhhh guys :')

21 bukan umur yang remaja lagi, bukan untuk sekedar bermimpi saja tapi juga merealisasikan

Bukan untuk mengerjakan sesuatu dengan semampunya tapi lebih dari mampu sampai kau tersungkur dan menahan luka

Bukan untuk meminta lebih, meskipun umur ini masih wajar, saya perlu memberi lebih banyak, lebih banyak material, kasih sayang, kepedulian, sikap menolong, sabar + tabah dan disiplin

Umur yang butuh jalan-jalan kemanapun itu ahiww

Selamat men21kan diri, happy belated birthday waode ulfa mpali

Kamis, 08 Januari 2015

Pindah semester

Final semester 5 sudah berakhir, jadwal yang begitu padat tertumpah tindih di angka 5 ini, serta organisasi yang menyeruak.

Kami dihadapkan oleh film-film yang harus selesai, kalau kata "harus" yang mengema akan menjadi hasil yang buruk. Kalau saya pribadi menyiapkan semuanya dengan tertata tapi cepat, cepat ini membuat saya ngos-ngos san, apa harus semuanya dijalankan dengan pelan?

Tentu saya rindu dengan pelan, sudah lupa rasanya, apalagi sebentar lagi di sibukkan dengan pengurus organisasi di kampus saya, memikulnya, lebih bertanggung jawab, dan, oh yah! tugas kuliah seperti tidak akan memberatkan di semester 6 ini, alhamdulillah. Sekali lagi saya juga tidak ingin di kelilingi dengan hidup yang biasa-biasa saja, kalau saya ke kampus demi akademik, ya, demi menjadi agen of change, ya, demi organisasi, ya. Mekanisme ini ingin saling beriringan.

dan akan menjadi manusia yang berpendidikan, berprestasi, dan asik

Selamat menuju angka 6
Xoxo

Begini-gini saja

Setelah hura-hara PPN 12% tidak jadi naik, saya sebagai warga indonesia bukannya menjadi tenang tapi geleng-geleng. Karena ada yang sudah me...