Senin, 13 Juli 2015

Ramadan ke 26

Pada awalnya saya mengamati lalu mencerna nya dengan sangat hati-hati kemudian menuliskannya disini

Sering kita merendahkan pekerjaan satu sama lain, bukan hal yang bawahan, ke menengah, menengah ke atas, tetapi pekerjaan yang se balance nya. Namun beda devisi atau apalah istilahnya. Saya yang masih status mahasiswa, bukan orang yang disinggung tetapi merasa jengkel

Iya, kita di hadapkan dengan beda tempat, jabatan, dan cara, barangkali disana kita memakai fasiltas yang memadai dan terlihat mewah sedang disini sebaliknya. Hal materi titik beratnya sama.

Merendahkan, atau mengolok-olokan pekerjaan bukan hal yang patut dilestarikan, saya rasa mereka mempunyai porsi kebahagiaanya tersendiri. Bahagia itu soal rasa.

(ditulis ketika sedang magang dan menunggu di ruangan DPRD)

Tidak ada komentar:

Begini-gini saja

Setelah hura-hara PPN 12% tidak jadi naik, saya sebagai warga indonesia bukannya menjadi tenang tapi geleng-geleng. Karena ada yang sudah me...