Senin, 26 Desember 2016

Favorite webtoon di 2016

Yihaaa. Komik itu asyik. Terkadang saya ingin jadi komikus, apa daya tak tahu menggambar. Cara mereka menyambungkan gambar dan cerita, imajinasi liar yang membuat alurnya selalu mengalir, dan efek warna membuat kita merekam tiap ekspresinya. Saya mau berterimakasih sama LINE yang telah membuat webtoon dan kepada teman se per KKN an yang memperkenalkan media ini pertama kali.

Setelah menimbang, meninjau. Dan memutuskan  ada beberapa webtoon yang menjadi favorit saya. Dari tiap segi nya dia indah.

1. Yumi cells
Dia tidak masuk di kalangan popular tapi, pemilihan kata nya sungguh cerdas. Dia menggabungkan bagaimana yumi sebagai manusia dan yumi yang berupa sel-sel di dalam tubuh, ada sel cinta, sel irit, sel lapar, sel ambisi yang penulis gambarkan, sehingga yang mengontrol yumi di kehidupannya sebagai manusia itu adalah sel-sel yang mendominasi di dalam tubuhnya. And i love woong too.

2 lucky romance
Perempuan yang meyakini ramalan, ia juga bukan termasuk populer. Menurut saya alurnya menarik, bagaimana ia memaksa laki-laki untuk bersetubuh alur dengan sentuhan vulgar tapi tidak porno

3. Family over flowers
Keluarga bunga yang digambarkan sungguh sempurna oleh penulis. Lagi-lagi saya mengambil angle cerita hehehe. Ceritanya seperti kehidupan sehari-hari kita tapi  di gambarkan begitu lebay, dari kekurangan, kelebihan, hitam, putih kisahnya. Bahkan jerawat sebiji di muka anaknya pun pakai acara izin kerja  dan sekolah karena keluarga mereka terkenal dengan kulit yang mulus, kakeknya yang dari Inggris pun berkunjung ke korea  di anaknya karena merasa ini tidak dapat diterima dan harus diselesaikan dengan cepat, sampai di operasi lah jerawat sebiji itu...Somehow ini lebay tapi lucu. Kalau habis baca komik ini saya bisa Kepikiran seharian. Membayangkan apakah kehidupan yang saya jalani bisa seperti di komik ini hihihi

4. Girls wild
Kisah 4 perempuan anak SMA yang tiba-tiba jadi sahabat dan memiliki kecantikan seperti bidadari. Girls wild ini pernah masuk 10 besar populer beberapa hari. Webtoon ini menggambarkan bagaimana itu "teman murni" tanpa perlu sering ketemu, mengejek, atau memaksa curhat. Mereka sepertinya percaya kalau kita masih punya kehidupan masing-masing, saya merasa sentuhan penulis nya paling kuat dibagian tolong-menolong. Saya juga suka sama karakter keempat perempuan itu.

Hanya empat menurut saya yang selalu ditunggu-tunggu up nya atau disimpan sampai beberapa hari kemudian dibaca memakai ritul siap tidur, sisa nya tetap dibaca tapi sebatas suka.

Jumat, 09 Desember 2016

5 huruf di belakang nama

S.I.kom adalah sebuah gelar yang saya sandang saat ini, bagaimana rasanya? Biasa saja untung orang yang mampu seperti saya, sebab saya sadar saat ini hidup saya akan dimulai walau tentu ini pencapaian yang tidak mudah di gapai dan dicita-citakan siapapun itu.

Saat ini saya sedang menulis sambil mendengarkan lagu frau-mesin penenun hujan. saat yang tepat, sehabis hujan tidak ada tugas berat yang memikul dan kamar yang dingin hanya ada saya seorang diri juga teh susu hangat yang baru2 saja habis kuteguk. lagu ini mengingatkan saya pada hutang menulis yang segera saya lunasi di detik ini juga.

Saya sudah lama ingin menuliskan bagaimana sarjana itu di sudut pandang ini. Namun untuk itu saya hanya ingin membagikan hal-hal yang "manis" di tuliskan, bukan kiat- kiat bagaimana cara menjadi sarjana

Pertama, dorongan dan motivasi

Hal yang kalian inginkan agar kau tidak terpelosok jauh di lubang hitam bernama kemalasan berupa dorongan. Dorongan seorang teman. Bagaiamana mereka siap untuk ditanya-tanya beragam pertanyaan. Juga bantuan temanmu yang mengharukan, terimakasih yang sebesar-besarnya kepada komunika bukan sebuah geng. Pernah teman saya naik ujian meja seorang diri kemudian melontarkan bahasa "dumbbaku, pasko kuliat datang ode sama anak-anak lain langsungka semangat" ketahuilah ini bahasa yang manis, atau seorang teman yang menuliskan nama saya khusus di kolom kata pengantar karena telah banyak membantunya, ketahuilah ini tulisan yang manis, atau ketua jurusan saya yang mengundur yudisium agar bersamaan dengan teman saya yang di kami dahului ujian meja nya, ketahuilah ini saran yang manis .

Kedua, Bantuan tangan-tangan orang asing

Ini berupa orang-orang yang secara tidak sengaja di kirimkan tuhan untuk membantu kita, seperti orang yang kau tempati bertanya tentang letak ruangan ini, rumah ini atau apapun itu, atau seorang teman yang tiba-tiba ingin membantu dan mengantar saya ke kampus tempat penelitian, atau informan kalian yang bersedia dilibatkan serta di serbu oleh pertanyaan-pertanyaan yang ribet dan mereka siap disusahkan.

Ketiga, keinginan untuk tidak meminta uang

Saya manusia yang menyukai hidup dengan jalan liniear ini telah di liput rasa seperti ini. Semoga mimpi dan impian yang saya garis tidak sekedar menjadi angan, doakan saya jauh dari sifat kemalasan dan meminta. Masih banyak cara agar terlihat besar. Saya dan mimpi ini begitu besar. Doakan saya agar bisa fokus pada itu. Doakan saya agar bisa menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan agama. Bukan pekerjaan yang hanya membuatmu panas di tempat duduk karena gosip dan bercerita soal make up serta fashion apa yang lagi hits saat ini.

Terimakasih untuk frau dan mesin penenun hujannya

Kamis, 20 Oktober 2016

Melihat kepemimpinan walikota Makassar

Demi tuhan saya bukan tim sukses dari bapak dany pomanto dan wakilnya karena tulisan saya kali in adalah  puji-pujian. Dulu, dulu sekali saya memilih walikota makassar karena umur saya sudah cukup waktu itu. Untuk visi misinya perduli kucing dan saya juga tidak memilihnya hehe...

Sekarang saya harus berterima kasih sama semesta karena sudah menjadikannya sebagai walikota makassar. Orang makassar sungguh pandai memilih pemimpinnya. Saya selalu salut sama walikota yang menyentuh kelapisan bawah setelah banyaknya walikota-walikota hebat yang di ciptakan tuhan turun ke bumi untuk membawa perubahan.

Penulisan ini bukan hasil dari penelitian dan melihat sampai kedalam apa-apa saja program kerja yang berhasil dan juga tidak berhasil, ini hanya buah pemikiran dari Sudut pandang sendiri, juga rasa apa yang menghanyutkan pada perubahan makassar kali kesekian. 

Seperti yang saya bilang sebelumnya saya selalu salut sama pemimpin yang menyentuh kelapisan bawah. Program yang sederhana tapi memberikan dampak  besar. Makassar sekarang punya banyak tong sampah, lorong-lorong yang di desain oleh bukibu dan yang bergerak di bidang rumah tangga serta bapak-bapak membantu untuk memperindah setiap lorong, juga galian yang tertutup sampah  membusuk, yha walaupun masih ada saja oknum yang tidak bertanggungjawab membuang sampah sembarangan kini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, bahkan sekarang ada bank sampah ini memberikan dampak positif bagi ibu-ibu untuk menyibukkan diri. 

Hal sederhana lainnya lampu jalan selalu terang benderang tak pernah lagi menunggu hingga sebulan melihat lampu jalan yang mati tak kunjung di perbaiki selang beberapa jam saja ia kembali terang, mall-mall yang wc nya berbayar sudah digratiskan juga diberikan peraturan perundangan-undangan! Makassar juga sudah sudah di bangun taman-taman, lahan hijau yang menyejukkan mata.

Ini merupakan perubahan yang membuat saya begitu dipredulikan. Walau masih banyak yang kurang tapi untuk mengurus jutaan penduduk makassar di Mata saya bapak keren . Semangat terus yha pak buat kami nyaman di kota kelahiran sendiri


Sabtu, 08 Oktober 2016

Quote of the day

Mari sama-sama berhenti mencari  dukungan atas ego masing-masing. Mari sama-sama lebih fokus pada kesalahan masing-masing saja, lalu perbaiki untuk sama-sama belajar menerima kenyataan; kita memang masih banyak kekurangannya-jalan saja    

Jumat, 09 September 2016

Thanks god this is friday

kadang kalian hanya perlu merasa sama hal-hal yang dibuat kesal, saya lagi mengurus aktifitas skripsi di sebuah kampus swasta sambil menunggu dosen pembimbing seperti biasanya tapi karena ada beberapa faktor dosen yang bersangkutan tidak dapat menemui saya. Yha menunggu dan kelaparan adalah duet maut yang membunuh. Saya merasa seperti perempuan yang malang ditambah melihat keadaan kampus yang sunyi senyap.

Saya duduk di dekat satpam sambil cerita-cerita mengenai keadaan fakultas sastra, ada junior melihat saya dengan kegirangan dan kami saling melempar senyum.

Ada teman semasa sekolah, kami beda fakultas tapi fakultas kami saling berdampingan tetap saja jarang ketemu, tiba-tiba kami bertemu lalu ia meneraktir saya untuk makan siang. Uang jajan terselamatkan lagi he he he he

Mahasiswa baru dari jurusan sastra inggris  bersama ibunya untuk mengurus KRS (kartu registrasi semester) mereka sama-sama bingungnya.
Saya: ibu ini anak pertama yah?
Si ibu: iya dek hehe katanya dia belum terdaftar di simpadu
Saya: ibu naik apa kesini?
Si ibu: naik motor sama bapaknya, dia kan kecil jadi di taruh ditengah (tertawa)
(karena tidak ingin melihat calon mahasiswa manja, saya menyuruhnya untuk bertemu sama tata usaha dan membicarakannya langsung)
Si maba: ibu, tidak ada orang-orang di atas.
Saya: ketemu sama ketua jurusanmu dulu, jangan takut, sudah besar begitu. Saya tadi melihatnya, kau cek saja ruang prodi sastra inggris
(si maba malah ketakutan, dan tidak berani untuk bertemu ketua jurusannya, karena melihat ekspresinya begitu  saya pun berinisiatif untuk mengantarnya)

Singkat cerita KRS nya sudah selesai tinggal di print Saya kembali turun ke meja satpam Menemani ibunya, si maba turun, senyumnya merekah, menyalami saya sambil terus berterima kasih, ibunya juga begitu tidak henti-hentinya berterima kasih, saya jadi pengen nangis. Ternyata bantuan saya dapat meringankan beban keduanya.

Ini aktifitas menunggu  saya yang sebagian besar orang mengatakan membosankan di kampus padahal memberikan dampak, dampak kecil pahala dari senyum, pendengar yang baik bagi sekitarmu, dan sebuah pertolongan.

(ditulis ketika menunggu kekasih datang untuk menjemput, ini juga salah satu hal yang membuat menunggu mu tidak se-mombosankan yang kau kira {senyum-senyum gleter} )

Sabtu, 23 Juli 2016

calon mahasiswa dan keresahannya

Makassar Memasuki bulan daftar mendaftar bagai siswa yang telah lulus dari SMA akan menambahkan nama “maha” dan sebuah gelar di belakang namanya kelak. Ditandai dengan banyaknya baliho jurusan dari kampus-kampus di bahu jalan untuk mengundang para calon mahasiswa. Saya sudah melewati fase keresahan ini, kata “ belum diterima” jadi lebih menyakitkan dibandingkan “maaf, kita putus yah, kamu terlalu baik buat aku.... 

Menjadi mahasiswa bukan perkara sederhana sebab mahasiswa  harus bisa menjadi pengganti orang-orang yang memimpin di pemerintahan nantinya, yang berarti mahasiswa akan menjadi penerus untuk memimpin bangsa ini, sebagai agen of change yang sering di suarakan di calon kampus kalian bahwa mahasiswa harus peduli dengan keadaan sekitar dan jika ada yang salah merekalah (mahasiswa) titik kebangkitan suatu Negara atau bangsa di letakkan, social control, dan moral face, menurut knopfemacher mahasiswa adalah seseorang calon sarjana yang dalam keterlibatannya dengan perguruan tinggi yang didik dan diharapkan untuk menjadi calon-calon intelektual
maka dari itu untuk calon mahasiswa perhatikanlah hal-hal berikut sebelum memasuki dunia kampus. ini berdasarkan pengalaman saya dan artikel yang pernah saya baca:

Usaha dan berdoa
Ini adalah point yang klise tapi benar adanya. Berusaha lah di atas rata-rata. Jika teman kalian hanya mampu belajar tiap malam jadi orang yang bisa belajar tiap waktu, disertai dengan doa agar  harapanmu lebih merendah, usahamu lebih maksimal jadi apapun yang di dapat kalian bisa menerimanya

Memilih kampus
Memilih kampus sama halnya dengan menetapkan hati untuk menjadikannya rumah (selama perkulihan) suasana, aturan yang berlaku di kampus, juga yang telah diakui oleh BAN-PT (badan akreditasi nasional perguruan tinggi)

 Tujuan awal
Seperti kata bredon burchard tetapkanlah tujuan di setiap tindakanmu. Bahkan pada hal-hal sederhana seperti ketika kita akan berbincang dengan seseorang. Apakah tujuannya membuat dia terkesan dengan kemampuan kita, apakah tujuan kalian membuat hatinya bahagia, apakah tujuan kalian membuat perasaannya hangat. Hal-hal sesederhana itupun butuh penetapan tujuan menurut Brendon. Agar kita fokus dan mengupayakan keberhasilan untuk mencapai tujuan. Tujuan untuk memilih jurusan yang kalian inginkan, anda bisa lebih konsentrasi di situ,mengejar obsesi yang tidak sesuai dengan tujuan Bukankah itu membuang-buang waktu dan tenaga, kalaupun belum lolos ikut seleksi di tahun depan dengan usaha yang lebih maksimal kalau belum lolos lagi berarti ada jalan rejeki lain tapi selama bisa diupayakan, upayakanlah.

Jumat, 15 Juli 2016

Fiksi dan non fiksi

Halo masih dalam edisi #julingeblog walau bolong-bolong saya masih bisa stor satu tulisan yang sesuai kehendak hati, kepala, dan tangan, ekhmm

Jam begini normalnya saya masih melek, capek yang luar biasa buat saya ketiduran dan lalu saya terbangun karena mimpi buruk, playlist lagu sudah habis terputar, ayat - ayat yang kuhapal tidak hentinya kupanjatkan :-(  baru kali ini saya mimpi yang sesaknya terasa, keringat bercucuran dan mata berat. hanya saja kita tidak boleh menceritakan mimpi yang kurang baik terhadap sekitar. Disitu saya menangis sangat kencang, kencang sekali.sungguh terisak, terisak sekali. Bersyukur saya bisa bangun kembali.

Saya jadi Mau telfon mas anu karena hanya dia yang bisa telfonan sampai saya ketiduran dan dia tetap tidak menutupnya apalagi komplain tapi kutidak berani.. Alternatif lain untuk menenangkan diri ampuh untuk saya seketika trauma mimpi buruk ini jadi hilang sedikit-sedikit adalah ambil air wuduh, lalu berdoa baca doa tidur, shalawat nabi, al-ikhlas, al falaq, dan an nnas masing-masing tiga kali dan tiupkan keseluruh badan, menghadap ke kanan,  kemudian menulislah, seharusnya tidur kembali tapi saya masih menunggu kantuk apakah saya ditakdirkan untuk begadang? Hadehh

Minggu, 10 Juli 2016

Besok senin

Hari dimana warga indonesia mulai melakukan aktifitas karena jatah libur sudah memasuki masa tenggang, ada tiga tipe manusia yang melihat hari senin..

1. I hate monday

Orang yang tidak suka hari senin sehabis liburan faktor tidur paginya akan di hilangkan, mandi telatnya akan di hilangkan, mager-magernya akan di hilangkan, jalan-jalan kesana kemarinya akan dihilangkan, berganti menjadi sesuatu yang agak horror tapi efek kaget senin ini akan hilang setelah terbiasa

2. Jiwa senin antusias

Tentu saja yang semangat karena liburannya terkesan membosankan, kembali ke tekanan yang bikin dia ketagihan. Kembali melihat gebetan ekhm juga ada ekhm

3. Sedikit cemas banyak rindunya

ini saya pribadi karena skripsi saya masih jalan di tempat faktor konsul ke pembimbing yang lagi dalam masa kehamilan, membuatnya jarang bertatap muka sama anak didiknya, semoga dia segera melahirkan dengan selamat dan sehat aamin ya allah, saya cemas kalau ini makin lama, saya rindu sama pusing-pusingnya skripsi, saya juga rindu suasana kampus yang jarang terjamah selama kepengurusan dan pelajaran perkulihan sudah berhenti. Pokoknya senin ini saya harus mendatangi rumahnya apapun yang terjadi pembimbingku yang tercinta, tunggu aku ku akan datang.

Sabtu, 09 Juli 2016

Trip to bantaeng

8-9 juli 2016 Libur lebaran, saya dan saudara memanfaatkan untuk pergi ke kampung halaman orang lain, di suatu daerah kota makassar bernama bantaeng, kota mungil dan tertata rapi sejak  bupati nurdin Abdullah menjabat, saya akui bantaeng jadi tempat yang membuatmu betah,  juga memiliki wisata yang tidak kalah menarik, selalu bersih dan terawat ah i adore you sir! Nurdin abdullah dinobatkan sebagai  tokoh perubahan. Cobalah cek di media online.

Ternyata liburan di kampung orang atmosfer lebaran begini malah membuatmu hampir mati kelaparan karena kurangnya warung yang buka, semuanya pada libur, jadilah indomie menyalamatkan hidup kami. Tempat yang kami kunjungi ada  pantai seruni, marina, loka camp dan mini showfarm

Favorit saya adalah wisata loka camp yang berupa kebun warga yang tersistematik seperti saya yang jarang liat wortel, labu siam, daun bawang yang langsung dari pohonnya kunjungilah kalian akan wow wow pada waktunya dan mini showfarm  wisata bunga walau masih sedikit tapi ia sudah bisa memanjakan mata. karena lokasinya diatas gunung, udaranya sejuk, banyak bunga, kebun dan hujan, saya memang lagi rindu sama wilayah gunung, oh tolonglah bawalah saya pergi mendaki lagi hiks.

Loka camp dan mini showfarm jalurnya sama hanya untuk Kilometernya mini showfarm masih jauh keatas. Kita di guyur hujan dan entah kenapa sisi serunya disini. Kalau kalian perginya bukan musim hujan, boleh lho gelar tikar untuk piknik, jangan lupa sampahnya, well, walau petugas kebersihan selalu stand bye jangan jadikan dirimu sebagai mental majikan, kalau masih kuat untuk memungut sampah dan membawa ketempatnya, bawalah, karena di bantaeng tersedia tempat sampah di segala tempat.

Ini ada beberapa foto yang mau kubagikan kebahagiannya tsah

Kamis, 07 Juli 2016

Membenarkan yang keliru.

Terlanjur = telanjur
Idul fitri = idulfitri
Ramadhan= ramadan

Penulisan atau aturan yang pernah kita yakini tapi sebenarnya masih keliru, tentang bagaimana cara kita bersikap  lalu mengambil Keputusan. Sudah seharusnya untuk tidak mempertahankan ego apa-apa yang sudah di atur yang sebenar-benarnya tidak lagi untuk di buat ber-kelompok. Semakin belajar kau akan semakin merasa bodoh.

Juga yang merasa benar tidak seharusnya menjadi pembenar mulailah untuk meredahkan hati akan ilmu pengetahuan bukankah " boleh Jadi kamu membenci sesuatu, Padahal ia Amat baik bagimu, dan boleh Jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, Padahal ia Amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”  (QS. Al-Baqarah : 216)

Saya tidak akan menafsirkan sebuah ayat. Hanya saja ayat ini membuat saya baca saja. Baca, kau hanya perlu membacanya.

Rabu, 06 Juli 2016

Kota yang sepi

Taqabalallahu Minna wa Minkum Shiyamana wa Shiyamakum wa Ahalahullah Alaik.Selamat hari raya idulfitri 1437 mohon maaf lahir dan batin

Selama lebaran peristiwa sepinya kota sudah menjadi tradisi, artinya mayoritas penduduk di kota tempat tinggal saya makassar adalah dari daerah atau luar pulau makassar dan beragama islam, sayapun begitu. Yang asalanya dari sulawesi tenggara, tapi keluargaku paling jarang mudik, alasannya jauh dan memerlukan biaya yang banyak,asli daerah saya di kampung daerah yang samar di peta...

Karena jarang mudik kami sekeluarga lebarannya di makassar saja, saya suka kota makassar yang lengang ini karena efek hari raya umat islam, dia jadi lengah dan butuh pelukan, hampir 89% (persenan suka-suka)  pulang ke kampungnya, tak ada pak ogah, pengemis, mobil-mobil dan motor haus klakson, toko-toko pasar dan pusat perbelanjaan pada tutup, dijalan kalian bisa tiduran, tidak macet hal yang sungguh membuat gangguan sikologis. Saya seperti berada di kota yang bangunanannya tinggi tapi tidak berpenghuni, mati tapi dia tenang. Rasa-rasa ini hanya hitungan jam saja. Dan inilah saat tepat untuk kota beristirahat. Karena nama mu sudah wajar untuk menjadi pusat keramaian

Senin, 04 Juli 2016

Apa itu motivasi

halo masih dalam #julingeblog memasuki hari ke lima! Hastag ini begitu membuat saya termotivasi untuk menguras ide yang akan di tulis di blog saya. dan dia berhasil membuka memori lemari yang sudah berdebu kembali terbuka. Kisahnya waktu saya masih les bahasa inggris di salah satu bimbingan belajar (bimbel) yang cukup banyak peminatnya ini.

Disana saya mendapati tema speaking mengenai cita-cita lalu kita akan bercerita dengan teman kursi sebelah sesuai dengan point-point yang sudah Mrs atau Sir paparkan, dan ada satu point yang membuat saya berbeda dari teman-teman yang ada di dalam kelas, tentang "motivasi kamu dalam bercita-cita" semua menjawab "untuk membahagiakan orangtua" lalu saya menjawab "untuk mencerdaskan generasi selanjutnya" Syukurlah hanya saya yang menyadari perbedaan ini. Berarti saya memang pengamat yang baik, apansih...

Usai pelajaran kembali saya berfikir, kenapa di kepala saya ini motivasi bercita-cita  untuk membahagiakan orang tua itu tidak ada? Apakah saya anak yang jahat? Kenapa jawaban mereka bisa sama?

Selang waktu saya jadi tahu jawabannya karena orangtua saya mendidik anaknya dengan bersahaja ia tidak membuat perihal bahagia itu menjadi rumit Membahagiakan hatinya terbilang mudah. Saya mencucikan piringnya, memasak air, menjaga salat, atau sekedar cuci kamar mandi, memasak untuk keluarga. Saya bak malaikat yang dihujani pujian, kita lupa hal sederhana yang kita ciptakan membuatnya bahagia.

yang membuat saya lebih senang lagi bahkan untuk urusan keinginan dia tidak akan ikut campur apalagi saya bertumbuh di keluarga yang harus cari kesukaan sendiri dan sukses di tangan saya sendiri, Tanpa iming-iming orang dalam atau jabatan ini dan itu

Bahwa membahagiakan orang tua itu bukan sekedar motivasi, bahagia kan mereka sudah bersifat batiniah, membalasnya pun tidak akan pernah cukup, semoga saya jadi anak yang membuat hatimu meluap-luap karena bahagia

Warna-warni pasar

Hari terakhir ramadan, pasar-pasar sudah mulai menjual bahan-bahan untuk menuju hari raya umat islam yaitu berlebaran. Daun pisang, daun ketupat, daun kelapa, lengkuas yang sudah di parut dan lainnya

Saya menemani mama saya untuk berbelanja ke pasar terong, pasar tradisional di kota makasaar, dan saya, sangat sungguh suka sekali sama pasar! Dipasar banyak macam ragam yang bisa  dilihat walau saya terkena bersin-bersin hebat, barangkali waktu masih kecil saya terlalu steril sistem imun saya jadi manja, ketemu yang berdebu langsung bersin-bersin sampai jalanan becek di pasar saja saya refleks untuk jinjit, saya pernah baca di twitter, kalau anda-anda ini menginjak yang kotor atau sesuatu yg tidak enak dirasa di kaki, maka kalian otomatis akan jinjit dengan sendirinya itu berarti saraf motorik anda rada kurang bagus, karena waktu kecil kita sering memakai sendal dimanapun itu, dan saya begitu, Sedih juga jadinya... kalau punya anak nanti biasakan melatih anak kita tanpa memakai sendal kalau sudah bisa berjalan, harus diawasi tentunya.

Pasar ini tempat setan, dan manusia bertumpuk, setan yang menganggu pedagang untuk selalu mengurangi timbangan dan manusia dengan segala keperluannya. Kadang melihat mereka gigih menjual dagangnya walau banyak saingan saya jadi senang sendiri, dan melihat jualannya ada sayur, ikan, dan lain-lain tersusun rapi dan menciptakan warna yang ciamik!  lalu menciptakan bau yang khas. Bau pasar

Sabtu, 25 Juni 2016

Peculiarty life

marhaban ya ramadan. bulan yang penuh berkah ini kita jadi banyak bertemu dan memperhatikan anak yatim piatu, kita jadi memperhatikan amalan masing-masing, kita disuguhkan banyak makanan lezat, kita diperlihatkan jalan makassar yang cukup tenang dan kita  kebanjiran acara buka bersama teman-teman dari berbagai komunitas dan pendidikan 

berhubung saya sudah kuliah, ajakan buka bersama teman SD, SMP, SMA, sungguh mengerogoti grup-grup media sosial, kapan lagi bertemu sama mereka sekaligus menjaga silaturahim yang ada. Tapi saya kok sudah tidak se-antusias itu untuk ikut menghadiri padahal sudah lama tidak bertemu mereka. Saya lebih senang untuk berlama-lama dirumah, mendengarkan kajian di tv nasional tiap sore, membantu ibu menyiapkan takjil, atau sekedar membaca buku-buku berdebu saya yang belum pernah tersentuh. Bukannya saya sombong yah, tidak sama sekali hanya saja sebesar ini saya jadi kepikiran , oh bertemu kalian, lalu, terus, jadi? Sarkas sekali, but its true me.

Saya kurang paham saja dengan siklus, duduk bersama, foto, menceritai aib orang lain, jadi  ajang pamer kecantikan, fashion dll. belum lagi komentar-komentar miringnya, setiap buka puasa suguhan pertanyaan yang selalu saya dapat adalah "kenapa kurusan ko, banyak-banyakko makan" apa tidak ada yang mau komentar banyak belajar saja biar saya pintar?  ini yang membuat saya jadi malas untuk ikut bergabung, apalagi bergabung sama mereka yang tidak sefrekuensi saya jadi lelah. mau cerita, mereka akan tidak mengerti jatuhnya saya jadi sok hebat, mau mengikuti jejaknya, jadi bengong sendiri. Kalau dibilang saya rindu yah rindu beberapa orang saja hahaha. Duh kok saya jadi makin sarkartis yah...

Barangkali saya sudah di tahap memilih kegiatan untuk diikuti, jika saya kurang tulus dan tidak punya niat saya jadi acuh. Apalagi acara  yang lebih banyak mudaratnya daripada kebermanfaatan, langkah saya sekarang sudah lebih berhati-hati. Bukan lagi ajang mencari teman tapi lebih ke mempertahankan.

Maafkan, tugasku bukan membahagiakan semua hati manusia, intinya mendoakan saja itu sudah cukup yuk ahh mari kita saling mendoakan, semoga kalian bahagia selalu 😊

Rabu, 15 Juni 2016

sekarang kita hidup di jaman yang dituntut menjadi lebih kuat, dengan dunia yang semakin konyol juga asumsi manusia yang tidak akan pernah habis. Baru saja dipermukaan sudah terlihat lebih tahu dari segalanya seakan mengkhatamkan keluasan hati.

Kenapa tidak lebih dulu kau menyelami lebih dalam dan mempertanyakan sesuatu? Ahh saya jadi lelah... sudahlah mari baca webtoon sembari menunggu kantuk, dan berdoa semoga kita tidak menjadi manusia yang suka menebak asal.

Jumat, 03 Juni 2016

Ujian hati

karena setiap orang punya pengalaman berbeda, ilmu dan pengetahuan yang berbeda, lingkungan dan tempat tinggal yang berbeda

Karena setiap orang punya hati yang berbeda, keluasan hati yang berbeda, karena itu pula ujian datang dalam takaran yang berbeda

Jangan sampai kita jadi makhluk yang senang membanggakan ujian masing-masing lalu membandingkannya. sehingga kau akan menganggap ujiannya adalah sebuah lelucon yang tidak perlu di berat-beratkan

"jangan pernah berbangga diri atas kekuatan hatimu, yang itu. Allah pun bisa  mencabut sewaktu-waktu"

Jumat, 27 Mei 2016

pengamen Manula di ruang Makassar

memperhatikan kota saya sudah  banyak manusia yang berprofesi sebagai pengamen yang paling membuat hati saya tersayat adalah manula. Alkostar (1984) dalam penelitiannya tentang kehidupan gelandangan melihat bahwa terjadinya gelandangan dan pengemis dapat dibedakan menjadi dua faktor penyebab, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi sifat-sifat malas, tidak mau bekerja, mental yang tidak kuat, adanya cacat fisik ataupun cacat psikis. Sedangkan faktor eksternal meliputi faktor sosial, kultural, ekonomi, pendidikan, lingkungan, agama dan letak geografis.

apakah masa pensiunan mereka dihabiskan untuk hal minta-minta di pinggir jalan?, di kepala ini selalu terbesik "mana anaknya?"  kalau untuk ukuran manula sendiri cara minta-minta mereka lebih sopan dari anak-anak yang lebih bermodal tepuk tangan, suara sember, kalau tidak diberikan uang mereka akan mengejar kita atau tidak berhenti mengoceh.  manula akan mengandalkan ketuaan, sebuah gayung dan lampu merah atau jualan yang tidak bermaksud untuk dijual hanya dijadikan sebagai hiasan, di makassar banyak manula yang mengandalkan jualan hias sudah tidak  segar apalagi layak jual  hanya ingin mengandalakan empati dan simpati para kaum urban Makassar. di Universitas saya ada kakek tua yang menjual daun pandan, saya juga pernah merasa simpati lalu memberikan beberapa rupiah tanpa membeli jualan bapak tersebut. sampai daun pandan itu menguning bapak ini tetap saja menjual alhamdulillah ia bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah dari kantong mahasiswa.hanya duduk, sesekali menghisap rokok dan memperhatikan orang yang lalu lalang, yeah saya menyebutnya dengan mengemis terselubung ngapain juga daun pandan di jual di kampus, mahasiswa pasti tidak akan se kreatif itu untuk setiap hari makan pisang ijo di kost-an atau rumah mereka.

bukannya saya kejam yah, dengan segala hormat, bagi saya kedua pemandangan itu menyakitkan. saya juga pernah melihat manula yang produktif di masa tua nya untuk jualan kangkung dengan suara nyaring khasnya "kangkungneee"  modal jalan kaki dan pikulan keranjang dia mulai menjual dari gang ke gang, kangkung yang di jual juga masih layak, bapak tua yang stroke tetap jualan  minyak wangi mekah di pasar terong. menurut Harth (1973) mengemukakan bahwa dari kesempatan memperoleh penghasilan yang sah, pengemis dan gelandangan termasuk pekerja sektor informal. Sementara itu, Breman (1980) mengusulkan agar dibedakan tiga kelompok pekerja dalam analisis terhadap kelas sosial di kota, yaitu (1) kelompok yang berusaha sendiri dengan modal dan memiliki ketrampilan; (2) kelompok buruh pada usaha kecil dan kelompok yang berusaha sendiri dengan modal sangat sedikit atau bahkan tanpa modal; dan (3) kelompok miskin yang kegiatannya mirip gelandangan dan pengemis. 

harus di jauhi adalah kelompok ke 3 yang bermodalkan malas-malasan tanpa ada usaha yang lebih, bukankah tuhan juga tidak menyukai orang yang bermental miskin. manula pun harus produktif. yang jadi masalah adalah jika ia di tinggal oleh anak-anak mereka dalam keadaan himpitan ekonomi. akhir kata bapak/ibu pemerintah sekalian pasal 33 UUD 1945 berbunyi fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara.

Minggu, 22 Mei 2016

Beberapa syair yang mewakili diri

" diammku untuk rindu
Diammu untuk aku
Kita tidak pernah menuntaskan kata
Selalu lebih dulu luka
Selalu lebih dulu terluka
Bersiaplah terluka meluka"

Sabtu, 23 April 2016

Menolak lupa

waktu saya masih menjadi mahasiswa baru di UMI,  kami pasti mengikuti kegiatan pesantren kilatnya di daerah pangkep Sulawesi selatan selama satu bulan.

Disana terkenal dengan muhasabah nya setiap detik, menit dan jam, lalu saya dan teman sedang berjalan-jalan menuju pondok sehabis makan malam di aula, jaraknya lumayan jauh jadi ceritanya bisa terpakai selama 10 menit  kalau tidak buru-buru, sepanjang jalan itu ceritanya dihabiskan, kenapa kita selalu saja menangis?

Lalu dalihku, tangisan ini bukan lagi soal keluhan, pengampunan, permintaan, dosa ku pasti sudah banyak tapi parahnya tuhan selalu saja tidak pernah mengabaikan. Bagaimana hati ini dengan lubang yang menganga oleh ketidakpuasan serta larangan-larangaNya. Dan dia juga diam-diam akan memberi jawaban. Seharusnya saya perlu bersyukur, saya butuh bersyukur, saya hanya mau bersyukur

Kamis, 24 Maret 2016

Doa dan diam

Suatu hari saya mendapati diri ini sedang berdoa tanpa sepata kata, sebab ada hal yang menyekik hatimu, Debu yang menebal di sekujur tubuhmu, atau perbuatan yang tak disangka-sangka. Saya merasa ada DIA yang mengintip sambil menangis.....

Minggu, 28 Februari 2016

Semakin ber umurnya saya semakin mengkikiskan pernyataan "berkata jujur walaupun itu menyakitkan" karena ukuran dewasa itu rumit. Kita akan menelan rasa sakit hati yang lebih banyak, panca inderamu tidak lagi mati rasa. Saya lebih pilih menjaga perasaanmu sebelum jujur saya menyakitkan, hati-hati lebih tepatnya

Quotes of the day

Saya tercipta dengan begitu introvert walau kadang saya juga butuh tangan lain untuk membantu tapi terlalu gagu mengungkapakan. Saya iri pada manusia yang meminta bantuan orang lain dengan enteng.

Rabu, 24 Februari 2016

orang lain tentang diriku



Saya mempunyai beberapa sisi karakter yaitu,sisi  baik,sisi  sinis, sisi kejam, dan sisi melankolis

Point live to prove or make a point just live and enjoy (Diana Rikasari dalam buku #88 love and Live, 2015) yang artinya jangan hidup untuk pembuktian atau pendapat orang jadilah dirimu sendiri. Saya setuju dengan pendapat Diana karena berdasarkan “Orang lain” membuatmu sesak nafas. Sayangnya kita adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain dengan karakter mereka yang berbeda-beda dan tentunya perlu penyesuaian, sebagai makhluk sosial yang baik hati dan tidak sombong hal ini menjadi keharusan, keharusan itulah membentuk karakter kita terhadap orang lain.

Saya mempunyai beberapa sisi karakter  yaitu, sisi baik sisi sinis, sisi kejam dan sisi melankolis yang telah saya kupas sendiri seperti kata  Johari Window yang mendaptkan teori cerminan keterbukaan seseorang,  sisi ini adalah bagian Hidden saya mengetahui sedangkan orang lain tidak. Ini adalah kenyataan.

Mendapatkan judul Materi ini sungguh menyenangkan sekaligus membuat saya kewalahan untuk bertanya kepada teman-teman saya kemudian memutar otak  lalu kembali dengan sebuah kata “jika kau mengenali dirimu maka kau akan mengenali tuhanmu-unknown” untuk menyinkornkan tema dan kata mutiara ini adalah salah besar tapi di kepala saya terngiang begini entah dari mana datangnya sebut saja ini sisi melankolis saya.

Berikut pendapat orang lain tentang diriku: Orang lain berkata saya adalah anak yang ceroboh dan pelupa padahal saya adalah penyimpan dan pengamat yang baik, ini hanya suatu kebetulan yang terlihat berulang di mata se-orang lain, percayalah segala sesuatunya akan tersimpan rapi dan terawat jika hanya saya yang kalian andalakan. Ada juga beberapa  orang yang menilai saya baik, sifat manusia sesungguhnya akan selalu baik tapi saya bisa menjadi orang yang kejam seperti malas menanggapi sebuah cerita atau akan mengomentari sinis apa-apa yang kalian anggap baik.

Ada juga yang menanggap saya periang seperti yang saya tuliskan di atas sisi melankolis selalu ada di dalam diri ini, yang akan sewaktu-waktu  membuat  saya sedih dan merubah diri untuk lebih pendiam tapi terlalu polos jika diperlihatkan ke orang lain. Ada juga yang bilang kalau saya perhatian, iya, perhatian untuk hal-hal yang bisa di toleransikan karena saya bisa menjadi monster yang menakutkan, perkatan saya membuat diri kalian sakit hati dan kecewa, benar bahwa manusia bukanlah tempat untuk menaruh harapan akan tetapi merasa permintaan dan cerita kalian saya akan menjadi dewi pelindung sebisa saya, sebut saja ini sisi baik saya.

Yang paling banyak adalah saya orang yang santai dan dewasa ketahuilah saya adalah perempuan yang rumit, pemikir dan sering terjebak di pemikiran sendiri dan  susah melihat sudut pandang yang lebih santai, untuk dewasa barangkali karena faktor orang terdekat disekitar saya sehingga saya akan menjawab ini adalah efek domino dari sebuah keluarga dan pertemanan sedang diri ini mau dianggap anak-anak karena mereka lebih berekspresi, saya lebih senang bermanja-manja tapi tidak untuk sok manja.

Ada hal yang paling tidak kefikiran untuk penilain orang lain kalau diri ini ternyata kepo  (gila urusan atau banyak bertanya), saya akan bertanya jika itu menarik, untuk gila urusan ini sebuah mitos. Untuk mengurus urusan pribadi saya sudah kerepotan, apalagi mengurusi urusan orang lain..

Rabu, 10 Februari 2016

Merindukan tanya

Saya di kampus untuk mengurus masa depan, eh bukan sercercah yang akan membuatmu lebih maju, kampus dan segala kerepotannya. Kerepotan mahasiswa.

Bagaimana mahasiswa sesungguhnya? Apakah kita bisa disebut sebagai mahasiswa?

Banyak mahasiswa disini dengan orientasi mereka yang di kerjakan ke kampus, apakah kalian akan tetap menjadi mahasiswa yang datang mengurus KRS, pulang, dan menunggu kuliah, mengurus KRS lagi, kuliah kemudian pulang lagi atau mahasiswa yang mengikuti beberapa organisasi dan berpengaruh di dalamnya tapi ada kendala di beberapa mata kuliah

Ini menjadi pendidikan terakhir. Apa masih mau begitu-begitu saja. Apa hidupmu akan se-linear itu jika hanya rumah dan tempat nongkrong kau tekuni.

Tapi yah itu pilihan menjadi repot atau tidak sama sekali

Sabtu, 23 Januari 2016

Sisa 2015 yang minta di beku kan

Heiiiii, lama sekali saya tidak menulissss, bukan, saya menulis, tetap menulis hanya sebatas. kertas, evernote, draft di blog dan tidak mempublishnya kesini karena yang terjadi akhir-akhir ini sungguh mendalam ke hati...

Ada hal yang tidak perlu di ceritakan lewat sebuah blog atau tulisan yang mendalam itu kurang berbobot untuk pembaca diam-diam. Ketahuilah apa yang di sebar akan menjadi tanggungjawab saya di akhirat kelak, jadi musti hati-hati.

Sudah memasuki 2016, saya mau menuliskan kisah 2015 yang menjadi hal penting untuk di bagikan

1 KKN REGULAR UMI

Kata banyak orang KKN kenangannya abadi, dan saya setuju itu, mulai dari kisah kami yang menegangkan di rumah singgah. Hingga akhirnya merasa berdosa sendiri dengan perspektif yang sungguh negatif, tapi kami disambut dengan baik, teman-teman yang karakternya harus memaksa untuk di pahami, dengan sangat yakin pasti pertemanan kami hanya hubungan selintas, atau sekedar keluar malam untuk mencari angin dan cerita-cerita di bawah pohon mangga.

MUSIK

Ed shareen - photograph Sepanjang 2015 dia yang terasik, dari arti sampai nada

BUKU

Critical eleven dari ika natassa, dia penulis yang majasnya metonimia sekali tapi tidak norak dan memberikan semangat untuk membeli barang-barang mahal tapi sesuai kemampuan Hahaha. Saya hanya teriritasi dengan satu kata yang mengacaukan hati. Dan itu sering terjadi di era ini, entah manusia lupa bawa hati kalau lagi bicara

MIMPI

alhamdulillah pencapaian saya untuk dunia film sungguh keberuntungan pemula yang patut di kembangkan, happy sound recordist women! Dan dunia mimpi saya harus lebih dan lebih kata teman saya jangan lupa untuk mendekap kepadaNya siap bos megawati

TERIMA KASIH UNTUK MENGETUK KEMBALI

you

So be wonderful 2016 entah bagaimana bentuk dan rupa mu

Begini-gini saja

Setelah hura-hara PPN 12% tidak jadi naik, saya sebagai warga indonesia bukannya menjadi tenang tapi geleng-geleng. Karena ada yang sudah me...