Sabtu, 23 Januari 2016

Sisa 2015 yang minta di beku kan

Heiiiii, lama sekali saya tidak menulissss, bukan, saya menulis, tetap menulis hanya sebatas. kertas, evernote, draft di blog dan tidak mempublishnya kesini karena yang terjadi akhir-akhir ini sungguh mendalam ke hati...

Ada hal yang tidak perlu di ceritakan lewat sebuah blog atau tulisan yang mendalam itu kurang berbobot untuk pembaca diam-diam. Ketahuilah apa yang di sebar akan menjadi tanggungjawab saya di akhirat kelak, jadi musti hati-hati.

Sudah memasuki 2016, saya mau menuliskan kisah 2015 yang menjadi hal penting untuk di bagikan

1 KKN REGULAR UMI

Kata banyak orang KKN kenangannya abadi, dan saya setuju itu, mulai dari kisah kami yang menegangkan di rumah singgah. Hingga akhirnya merasa berdosa sendiri dengan perspektif yang sungguh negatif, tapi kami disambut dengan baik, teman-teman yang karakternya harus memaksa untuk di pahami, dengan sangat yakin pasti pertemanan kami hanya hubungan selintas, atau sekedar keluar malam untuk mencari angin dan cerita-cerita di bawah pohon mangga.

MUSIK

Ed shareen - photograph Sepanjang 2015 dia yang terasik, dari arti sampai nada

BUKU

Critical eleven dari ika natassa, dia penulis yang majasnya metonimia sekali tapi tidak norak dan memberikan semangat untuk membeli barang-barang mahal tapi sesuai kemampuan Hahaha. Saya hanya teriritasi dengan satu kata yang mengacaukan hati. Dan itu sering terjadi di era ini, entah manusia lupa bawa hati kalau lagi bicara

MIMPI

alhamdulillah pencapaian saya untuk dunia film sungguh keberuntungan pemula yang patut di kembangkan, happy sound recordist women! Dan dunia mimpi saya harus lebih dan lebih kata teman saya jangan lupa untuk mendekap kepadaNya siap bos megawati

TERIMA KASIH UNTUK MENGETUK KEMBALI

you

So be wonderful 2016 entah bagaimana bentuk dan rupa mu

Tidak ada komentar:

Begini-gini saja

Setelah hura-hara PPN 12% tidak jadi naik, saya sebagai warga indonesia bukannya menjadi tenang tapi geleng-geleng. Karena ada yang sudah me...