Jumat, 31 Mei 2019
Kamis, 30 Mei 2019
Ramadanharike25 evaluasi diri
Kira-kira apa yang sukar diubah dalam diri kita, karakter buruk yang terlalu melekat sampai-sampai dapat memutuskan tali hubungan kepada sesama manusia.
Ingat-ingat lagi apakah menimbulkan kerugian yang besar pada hatimu yang tiba-tiba di hinggapi penyakit. menurut khalid basalamah terlalu sombong dan terlalu minder adalah akar dari penyakit hati.
Ingat-ingat lagi pembicaraan kita apakah sudah jauh dari gibah yang digambarkan seperti memakan bangkai saudara kita sendiri, kurangi atau bisa hilangkan saja jika sudah ngelantur dan ada hawa nafsu dalam tiap kalimat yang dikeluarkan.
Ingat-ingat lagi kapan terakhir membantu sesama manusia, mengeluarkan sedekah, tidak terlalu kepikiran kalau yang dibantu betul-betul membutuhkan, karena jika sudah ada kategori miskin itu juga berhak dibantu.
ingat-ingat lagi, sudahkah kita mencintai orangtua, atau mengurangi perkataan yang tidak menyenangkan "ahh" atau semacamnya, merendahkan suara, menyayangi nya, dan membantunya sedapat mungkin.
ingat-ingat lagi, sudahkah kita mencintai orangtua, atau mengurangi perkataan yang tidak menyenangkan "ahh" atau semacamnya, merendahkan suara, menyayangi nya, dan membantunya sedapat mungkin.
Ucapkan istigfar sebanyak mungkin karena setelah bangun dari tidur kita tidak lebih dari manusia yang bergelimang dosa.
Senin, 27 Mei 2019
#Ramadanharike22 mengugurkan dosa
Saat itu saya mendengarkan ceramah dari ustad khalid basalamah yang mengatakan kalau hati adalah sumber dari pembersihan diri. Jika hati kita bersih maka ikutlah jiwa dan ruh, sebaliknya, jika rusak, rusaklah semuanya.
Yang membuat dasar itu rusak adalah dosa kita. sudahkah kita sedikit merendahkan hati dengan ilmu yang sudah diterima pada majelis, bangku sekolah, buku, ruang seminar, dan lain-lain.
Prof quraish shihab juga berkata setiap ilmu yang menimbulkan pertentangan jangan ketat-ketat untuk dibenarkan apalagi dipersalahkan. Kembalilah kepada titik temu, jika tidak dipertemukan mari sama-sama berlomba dalam kebaikan.
Apakah saya ini sudah merasa paling berilmu karena tengah melanjutkan studi magister di salah satu universitas negeri di makassar? Apakah saya ini sudah merasa paling benar karena berhijab, salat, puasa, sedekah? Apakah saya ini sudah bisa dikatakan bersih karena hijrah yang saya peroleh? Apakah saya ini sudah merasa paling baik dan hebat dalam menentukan pilihan hidup saya?
Sombong datang dengan sangat halus, jika ilmu terasa tidak membantu datanglah kepada Allah pada hal-hal yang bersifat pokok; rintihan, tangisan, bersifat tunduk, ketakwaan, ketidakberdayaan, lemah. biarlah ilmu menjadi pelengkap saja.
Sabtu, 25 Mei 2019
#Ramadanharike21 menghindari lalai
Semantara itu kata pak ustad di ceramahnya ramadan sisa 10 hari lagi, saya rasanya sesugukan kalau selalu diingatkan ramadan akan berakhir. Cukupkah saya menyimpan Allah di hati ini? Cukupkah saya mengingatnya selalu? Cukupkah saya menyebah kepadanya?.
Sementara itu saya berharap kepada tuhan agar dibuatkan hati yang tidak lalai yang sebentar-sebentar taat, sebentar-sebentar tidak. Saya takut menjadi manusia yang merugi, takut jika terlalu jauh saya kepadanya sehingga dilirikpun tidak, takut kalau nanti saya masih berburuk sangka sama ketetapan yang jauh dari ekspektasi, saya takut mengutuk diri sebagai manusia penuh sial jika doa saya tidak ada satupun yang dijabah.
Sementara itu. apakah ibadah saya ini masih matrealistik atas iming-iming pahala? Apakah ibadah saya ini atas nama kenikmatan dunia saja? Apakah ibadah saya tidak memperbaiki apapun?.
Kembali ke paragraf dua semoga tuhan berkenaan agar hati saya tidak dibuat lalai, sebentar-sebentar taat, sebentar-sebentar tidak. izinkan hamba menyimpanMu lebih dalam, lebih penuh. Lebih rapat.
Jumat, 24 Mei 2019
#ramadanharike19 Memasuki Dunia Ilmu
- Membacalah dengan hati yang tenang.
- Analisis dengan pikiran yang jernih.
- Teliti dengan baik tentang isi dan maknanya.
- Pahami kembali metodenya.
- Amalkan setelah engkau tahu manfaatnya.
- Kemudian... sadari tidak ada yang engkau ketahui kecuali "sedikit".
(Dikutip dari power point prof hafied cangara saat berada di dalam kelas dan dalam kondisi Unhas sedang cantik-cantiknya karena cuaca lagi mendung)
Senin, 20 Mei 2019
#ramdanharike15 nikmat dan menikmati
Pernahkah kira bertanya kenapa seseorang mampu merasakan hal yang belum tentu kita mampu?
Tukang angkut sampah yang tiap hari membawa sampah kita ke tempat pembuangan akhir.
Para pegawai yang tiap hari bangun jam 8 pagi, pulang jam 5 sore, kalau jalanan macet berarti tiba dirumah bisa kemalaman dan sampai dirumah harus berurusan lagi sama keluarga.
Ibu rumah tangga yang pekerjaan rumahnya tidak pernah habis.
Teman kamu yang bercadar, dengan pakaian tebal dan warna gelap di cuaca yang sudah panas.
Kerja sambil kuliah, yang sama-sama menguras tenaga.
Para ojek online yang alih-alih tidak hanya macet, dan debu tapi juga harus kuat menghadapi rese nya costumer.
Freelancer dan pedagang yang pendapatannya bisa turun drastis.
Sesungguhnya yang menguatkan kita adalah rasa percaya kepada tuhan tentang sebuah nikmat, kepercayaan itu memberikan kita sebuah kenikmatan dan rasa nikmat datangnya dari yang maha kuasa.
Sungguh, hanya Tuhan yang bisa kasih perasaan nikmat. Sebaik apapun kondisi keuangan, punya rumah bagus, kalau Tuhan tidak kasih rasa nikmat itu, semuanya hanyalah barang semu.
Minggu, 19 Mei 2019
#ramadanharike14 Ketenangan
"Tuhan bersama orang-orang miskin- ananymous"
Aku : 20 tahun mi suami ta jadi tukang potong rumput, lamanyami di', berapa di gajikan sama kantor gubernur?
Daeng Sugi : 1.2 juta, per bulan, saya cleaning servis 850 ribu.
Aku: baru berapa anakta?
Tante Sugi : Baru dua alhamdulillah
Aku: dua mo tante sugi biar enak atur keuangannya
Tante Sugi: itu juga mauku saya, enakmi kalau dua, semoga nda na kasi goalji bapaknya (sambil tertawa)
Aku: aaamiinn (ikut tertawa)
Setelah percakapan kami berakhir saya jadi kepikiran, bagaimana uang tersebut dapat membantu menghidupi sebuah keluarga yang mana kalau di total bisa dua kali pendapatan saya per bulan. Itupun saya masih berfikir untuk menambah penghasilan karena belum tentu cukup untuk diri sendiri baik kebutuhan sekunder maupun primer, apalagi kalau berkeluarga nanti.
Yah itu kalau pikiran saya, saya lupa kalau tuhan itu memberikan rejeki pada hambanya dalam keadaan yang tidak disangka-sangka. hanya prasangka saya yang terlalu negatif menilai sebuah nominal itu serta ketakutan saya yang serba tidak cukup. Tokh, anaknya bisa sekolah, kebutuhan nutrisi cukup, berpakaian indah, sehat dan bahagia.
Kuncinya mereka tengah menamatkan sabar dan salat sebagai penolong bahwa kekayaan bukan segalanya tetapi hidup dengan tenang.
Selasa, 14 Mei 2019
#Ramadanharikesembilan, Berbenah diri
sebagai bulan yang selalu ditunggu-tunggu karena rahmat dan kelimpahannya maka bulan puasa adalah moment yang tepat untuk berbenah diri.
bulan puasa tahun lalu saya berniat untuk tidak pacaran lagi, bukan karena saya ingin menikah, eh saya ingin ding, maksud saya keinginan untuk tidak pacaran adalah agar saya segera menikah, bukan. Tapi lebih kepada mengurangi dosa, sudah lama ingin tapi selalu saja ada laki-laki yang menarik perhatian sehingga gampang terjerumus apalagi pacaran itu asik, ehehe.
Pikiran saya mengenai pacaran masih ada pada menambah masalah, entah itu dari segi dosa maupun perasaan. Walau saya mudah sekali jatuh cinta tapi saya tidak gampang dibikin nyaman, sehingga kalau saya jatuh cinta pada orang yang membuat saya nyaman, kamu jadi manusia yang membuat hati saya gelap pandang kepada laki-laki lain, kalau putus susah move on nya. Sebermasalah itu.
niat tahun lalu masih terbawa sampai sekarang. saya bahagia alasannya sebelum saya lahir jodoh, kematian, dan rejeki sudah dituliskan, tugas saya sisa berbaik sangka pada yang maha kuasa, dan memperbaiki diri sehingga yang saya dapatkan adalah hasil dari usaha serta cerminan sikap. Dan tahun sekarang mari membuat list kepada diri sendiri untuk selalu berada pada koridor tuhan apapun bentuknya.
sekarang saya ingin lebih melihat salat sunnah dan selalu mengerjakannya karena ia begitu tersembunyi padahal penting sebagai pelengkap hidup layaknya oase ditengah gurun. Kalau hubungan kepada manusia sering kita perbaiki maka hubungan kita pada tuhan jangan sampai di nomorduakan. pelan-pelan saja, apapun yang terjadi di dunia ini pada dasarnya akan kembali kepadaNya.
Senin, 13 Mei 2019
#ramadanhariketujuh Nasihat Kematian
Setiap saya ke masjid guna melaksanakan salat tarawih secara berjamaah, selalu saja saya memperhatikan orang-orang yang ada di dalam, yang mana mereka semua merupakan tetanggaku.
"Ibu yang itu baru-baru saja anaknya masuk penjara karena begal, ibu yang ini suaminya kena stroke dan harus berhenti kerja sementara dia hanya jualan nasi kuning, oh kakak itu baru-baru saja cerai karena korban KDRT, ibu yang satu ini anaknya meninggal karena nyabu, lho ibu itu istri kedua dari suaminya yang sebentar lagi mau nambah istri ketiga ternyata salat disini, ibu yang sana sudah lama menjanda dan belum punya suami sampai sekarang" gumamku dalam hati.
Jika diperkenankan menanggung cobaan mereka, tentu saja saya tidak kuat, membayangkannya saja sudah ngilu. Betapa hebatnya tuhan yang dapat meneguhkan hati sehingga mereka semua dalam keadaan baik-baik saja dan manusia entah bagaimana caranya sejak dulu kala selalu punya cara-cara untuk bertahan.
namun bertumbuhnya kita perjalanan ini kian bergerak, kami yang hadir di masjid hanya manusia biasa yang akan mati, tidak akan selamanya di dunia, maka permintaan kami hanya seputar di kuatkan di dunia pada cobaan yang getir dan diizinkan mencicipi sebuah surga di sisiNya, kematian itu bisa menguatkan, memang nasihat terbaik adalah kematian.
Langganan:
Komentar (Atom)
Begini-gini saja
Setelah hura-hara PPN 12% tidak jadi naik, saya sebagai warga indonesia bukannya menjadi tenang tapi geleng-geleng. Karena ada yang sudah me...
-
Sedikit laporan perjalan yang perlu di bagikan di tempat KKN ini. Jeneponto kelurahan sidenre kecamatan binamu. Ini bukan laporan se kaku l...
-
Setelah hura-hara PPN 12% tidak jadi naik, saya sebagai warga indonesia bukannya menjadi tenang tapi geleng-geleng. Karena ada yang sudah me...
-
salah satu komik andalan saya adalah hai miiko!. ceritanya lucu, penuh makna, dan romantis uwuwuw. yay ono eriko ini komikus yang keren den...
