Senin, 20 Mei 2019

#ramdanharike15 nikmat dan menikmati

Pernahkah kira bertanya kenapa seseorang mampu merasakan hal yang belum tentu kita mampu? 

Tukang angkut sampah yang tiap hari membawa sampah kita ke tempat pembuangan akhir.

Para pegawai yang tiap hari bangun jam 8 pagi, pulang jam 5 sore, kalau jalanan macet berarti tiba dirumah bisa kemalaman dan sampai dirumah harus berurusan lagi sama keluarga. 

Ibu rumah tangga yang pekerjaan rumahnya tidak pernah habis.

Teman kamu yang bercadar, dengan pakaian tebal dan warna gelap di cuaca yang sudah panas.

Kerja sambil kuliah, yang sama-sama menguras tenaga.

Para ojek online yang alih-alih tidak hanya macet, dan debu tapi juga harus kuat menghadapi rese nya costumer.

Freelancer dan pedagang yang pendapatannya bisa turun drastis.

Sesungguhnya yang menguatkan kita adalah rasa percaya kepada tuhan tentang sebuah nikmat, kepercayaan itu memberikan kita sebuah kenikmatan dan rasa nikmat datangnya dari yang maha kuasa.

 Sungguh, hanya Tuhan yang bisa kasih perasaan nikmat. Sebaik apapun kondisi keuangan, punya rumah bagus, kalau Tuhan tidak kasih rasa nikmat itu, semuanya hanyalah barang semu.

Tidak ada komentar:

Begini-gini saja

Setelah hura-hara PPN 12% tidak jadi naik, saya sebagai warga indonesia bukannya menjadi tenang tapi geleng-geleng. Karena ada yang sudah me...