Kamis, 10 Oktober 2013

me and ramadhan







kaarena ramadhan selalu dinantikan, untung saya punya fotonya
semoga bisa bertemu di tahun depan, kenapa saya baru publish sekarang?
 awalanya tidak mau tapi  habis blog walking tiba-tiba jadi pengen mengumbar hihihi


Rabu, 09 Oktober 2013

irritate

ada saat dimana pada dirimu sendiri kamu tidak bisa memperhatikannya. semua terasa biasa-biasa saja, ketika kita terjatuh terlalu dalam sehingga bangkit tidak lagi terasa, yang ada cuma perasaan sedih.. bukan karena skeptis, bukan tidak mau bersyukur, bukan pula harapan meninggi yang tidak kesampaian.

ternyata, toh... ada sedih yang tidak bisa di deskripsikan. mungkin ini cara tuhan  yang maha dahsyat membolak-balikkan hati manusia.

Rabu, 02 Oktober 2013

motivation

bapak ini mampu. terlihat dari baju korprinya dan lalu saya tiba-tiba sedih karena kadang pekerjaan bapak ini menjadi "ejekan" saya mengira-ngira sepertinya seorang guru dengan  bolpoint di saku kanannya atau pekerja kantoran  PNS. walau panas membara bapak ini terlihat senang air mukanya

saya selalu sedih kalau lihat bapak-bapak naik pete-pete, ini bapak-bapak loh yah..mungkin saya terlalu sering melihat bapak-bapak yang mengendarai motor dan mobil saja.badannya bagus dengan tahi lalat yang besar di hidung sebelah kirinya, mukanya bercahaya dan pendek untuk ukuran laki-laki

bukan bapak ini malas berusaha sehingga pekerjaanya sebatas PNS yang naik pete-pete, tapi tuhan menyuruhnya berhenti berusaha dipekerjaan itu karena lebih dari cukup untuk anak dan istrinya,"ini dunia, jadikan dunia hanya ada digenggamanmu suwaktu-waktu dapat kau lepas"

walau saya tidak punya cita-cita menjadi seorang PNS. ini sebuah pekerjaan selagi itu mulia di mata Allah, kerjakan.

ulfaaa, panas jangan jadikan alasan untuk merengek ke orang tua dibuatkan SIM,  kau harus menjadi ibu yang baik, kejar cita-citamu menjadi dosen, news anchor dan pekerja kreatif yang membuka lapangan kerja dan ingatlah selalu untuk bersyukur

maka terhadap nikmat tuhanmu yang manakah kamu ragu-ragu?

Begini-gini saja

Setelah hura-hara PPN 12% tidak jadi naik, saya sebagai warga indonesia bukannya menjadi tenang tapi geleng-geleng. Karena ada yang sudah me...