Senin, 19 Juni 2017

#23 ramadan: kisah bahagia

Sederhanakanlah bahagiamu maka sederhana pula lah kau mendapatkannya . Kata klise tapi benar ini terpampang nyata di dinding kantor saya. Puasa ini keinginan saya sederhana sekali

1. Ingin makan daging
2. Kepengen makan yang manis tapi berjenis kue

Karena kenapa keinginan itu muncul, faktor pertama puasa kali ini saya sering pusing tiba-tiba padahal kerjaan di lapangan berkurang, entah kurang darah kah atau kebanyakan tidur (yakali kebanyakan 7 jam sudah paling lama) tapi alhamdulillah tenaga saya meluap, jadi yah barangkali dengan daging itu pusing tetiba ini bisa lenyap menurut alaram tubuh saya

Kedua, kenapa kue manis, karena seseringnya saya melihat tutorial satu menitnya instagram mengenai  cara membuat kue yang mudah, di lidah sampai terasa tekstur kue yang lembut, manis, tidak bikin eneng dan melumerr di mulut. Seperti kue-kue artis jaman sekarang lah.

Tentu ada niatan mau beli as soon as possible bahkan sudah di list dan tinggal tunggu tanggal mainnya tapi tuhan punya kejutan untuk saya. Keinginan itu dibayarnya secara gratis melalui buka puasa bersama. i should say thankyou for bosang ricky harun yang mengabulkanya dengan cuma-cuma.

Sejujurnya saya paling malas menghadiri acara buka bersama,  ada puluhan surat undangan di kantor di berbagai hotel ternama makassar and then hanya acara bosang saja saya sempat-sempatkan untuk hadir entah kenapa kepengen aja wkwkwk. Dan tiba dilokasi meja saya meja vip yang mana hanya meja itulah terdapat kue bosang. Hanya media saya yang duduk disitu, saya perginya sama teman jadi di meja bundar yang muat duduk enam orang itu hanya saya berdua, berdua saja...

Tuhan menghadiakan saya semangkok palubasa dan nasi yang lezat serta empat potong kue bosang menari-nari di perut.

Lalu saya bahagia.

Selasa, 06 Juni 2017

#10 Ramadan : Sinyal dari Allah

pada suatu hari  di tengah malam dingin-dingin empuk itu, saya belum mampu menutup mata, timbul keinginan untuk membuka youtube. entah kenapa seetelah beroatik-atik dengan media sosial ini ada suatu yang menarik perhatian dari ceramah ustad Khalid Basalamah tentang ciri-ciri doa yang dikabulkan.

katanya ciri-ciri doa yang dikabulkan itu sesuatu yang  mendekati tapi tidak sempurna seperti dibayangkan dan memerlukan usaha extra untuk mendapatkannya, ustad khalid menyampaikan jawaban  doa  datang dalam bentuk sinyal 

seperti kalian berdoa mendapatkan kerja yang baik,lalu melamar di perusahaan tersebut dan akhirnya diterima tapi gaji dan sistem kerja nya tidak sesuai dengan keinginan  jatuhnya mau resign aja, atau melamar kerja tapi yang terima perusahaan yang gak mau-mau banget jadinya tidak diambil, ada  juga yang tidak melamar pekerjaan tapi berdoa agar dapat pekerjaan 

contoh paling sering juga kita minta doa  untuk jodoh, tuhan kasih ada sesosok manusia yang suka  sama kita tapi tidak sesuai dengan kriteria dan  kita tolak 

ustad khalid basalamah menerangkan begini. kita sudah berdoa, besok tuhan kabulin  tapi kitanya rewel tidak menerima, oke lah kalau manusia punya standar kebahagiannya masing-masing untuk masa depan  yang jadi permasalahan manusia kini terlalu banyak mengeluhnya, sedikit-sedikit mengeluh doa saya tidak ada di jabahlah sedikit-sedikit mengeluh kalau ia bernasib buruk.


ini noted to my self juga untuk perbanyak bersyukur, jika saya berdoa tentang kesehatan dan Allah kasih sinyalnya sebisanya saya harus menjaga kesehatan itu berarti saya masih bisa bernapas, makan ber emesji, olahraga, kalaupun saya sedang sakit obatnya tidak mahal.

Jika saya berdoa diberi rejeki sebisanya saya menyederhanakan bahagia. Rejeki ini tidak mesti uang saya harus banyak, bisa berarti kau bisa belanja skin care dengan bebas nya karena keluarga  mu mampu, rejeki juga kalau masih bisa berkeringat, rejeki juga kalau kita masih bisa selonjoran sambil nonton film korea.

 Allah kasi pekerjaan dalam bentuk sederhana sebisanya saya lebih mengasah kemampuan saya dan membuat diri senyaman mungkin dan mencari yang lebih baik lagi kalau merasa diri ini masih bermanfaat di tempat lain 

tuhan kasi saya seseorang yang baik disekitar, sebisanya saya menjaga nya, juga menjaga diri saya sendiri agar tidak menggelantung, jadi kalau tiba-tiba saya ditinggalkan rasanya tuhan masih tetap adil

dan keputusan ada ditangan kalian pertahankan atau tinggalkan tapi jangan mengutuk tuhan kalau kau merasa doa mu tidak terjabah itu salah, perlu di garis bawahi Allah selalu mengabulkan doa hambanya barangkali kitanya saja yang rewel tuhan maha baik, mari tangkap sinyalnya



Minggu, 04 Juni 2017

#9ramadan: Yang di Rahmati Allah

Marhaban ya ramadan, alhamdulillah masih bertemu dengan bulan ini merasakan dan mengecupnya kembali dengan kegiatan-kegiatan yang jarang terjamah, baca quran, puasa, dan salat sunnah, semoga tuhan tidak mencatatnya sebagai dosa
Belakangan ini saya jarang menulis di blog ini, bukan karena saya malas nulis, bukan. tapi karena kerajinan menulis. Menjadi reporter majalah membantu saya menulis lebih berpikir. Memperhatikan tanda baca, membuat penulis merasakan easy reading nya sebuah bacaan dan lebih penting ada tanggungjawab di dalamnya
Dan menulis di blog ini seperti penawar, saya hanya butuh hati dan mood, terima kasih (peluk).
Akhir-akhir ini saya dibuat tertegun dengan ucapan yang saya temui di majelis,  masjid, perkumpulan orang saleh orang saleh.
adalah "yang di rahmati Allah"  rahmat dalam kbbi belas kasih berkah Allah atau karunia Allah, dengan kata yang selalu di ucapkan ini saya seolah-olah bagian dari manusia yang beruntung karena telah sempat hadir dan menjadi bagian dari peristiwa itu.
Seolah-olah saya adalah orang yang terpilih untuk terus belajar dan menyerap kebaikan.
Seolah-olah tuhan mengkordinir tubuh saya kalau kau adalah makhluk yang butuh bimbingan
Setelah itu bahwa di bawa nya saya ke tempat ini adalah panggilan,
Semoga tuhan terus menjaga jejak-jejak kaki ini di jalan rahmatnya, saya merasa bahwa kebetulan itu tidak ada semua sudah di rahmati olehNya

Begini-gini saja

Setelah hura-hara PPN 12% tidak jadi naik, saya sebagai warga indonesia bukannya menjadi tenang tapi geleng-geleng. Karena ada yang sudah me...