Minggu, 04 Juni 2017

#9ramadan: Yang di Rahmati Allah

Marhaban ya ramadan, alhamdulillah masih bertemu dengan bulan ini merasakan dan mengecupnya kembali dengan kegiatan-kegiatan yang jarang terjamah, baca quran, puasa, dan salat sunnah, semoga tuhan tidak mencatatnya sebagai dosa
Belakangan ini saya jarang menulis di blog ini, bukan karena saya malas nulis, bukan. tapi karena kerajinan menulis. Menjadi reporter majalah membantu saya menulis lebih berpikir. Memperhatikan tanda baca, membuat penulis merasakan easy reading nya sebuah bacaan dan lebih penting ada tanggungjawab di dalamnya
Dan menulis di blog ini seperti penawar, saya hanya butuh hati dan mood, terima kasih (peluk).
Akhir-akhir ini saya dibuat tertegun dengan ucapan yang saya temui di majelis,  masjid, perkumpulan orang saleh orang saleh.
adalah "yang di rahmati Allah"  rahmat dalam kbbi belas kasih berkah Allah atau karunia Allah, dengan kata yang selalu di ucapkan ini saya seolah-olah bagian dari manusia yang beruntung karena telah sempat hadir dan menjadi bagian dari peristiwa itu.
Seolah-olah saya adalah orang yang terpilih untuk terus belajar dan menyerap kebaikan.
Seolah-olah tuhan mengkordinir tubuh saya kalau kau adalah makhluk yang butuh bimbingan
Setelah itu bahwa di bawa nya saya ke tempat ini adalah panggilan,
Semoga tuhan terus menjaga jejak-jejak kaki ini di jalan rahmatnya, saya merasa bahwa kebetulan itu tidak ada semua sudah di rahmati olehNya

Begini-gini saja

Setelah hura-hara PPN 12% tidak jadi naik, saya sebagai warga indonesia bukannya menjadi tenang tapi geleng-geleng. Karena ada yang sudah me...