Hari terakhir ramadan, pasar-pasar sudah mulai menjual bahan-bahan untuk menuju hari raya umat islam yaitu berlebaran. Daun pisang, daun ketupat, daun kelapa, lengkuas yang sudah di parut dan lainnya
Saya menemani mama saya untuk berbelanja ke pasar terong, pasar tradisional di kota makasaar, dan saya, sangat sungguh suka sekali sama pasar! Dipasar banyak macam ragam yang bisa dilihat walau saya terkena bersin-bersin hebat, barangkali waktu masih kecil saya terlalu steril sistem imun saya jadi manja, ketemu yang berdebu langsung bersin-bersin sampai jalanan becek di pasar saja saya refleks untuk jinjit, saya pernah baca di twitter, kalau anda-anda ini menginjak yang kotor atau sesuatu yg tidak enak dirasa di kaki, maka kalian otomatis akan jinjit dengan sendirinya itu berarti saraf motorik anda rada kurang bagus, karena waktu kecil kita sering memakai sendal dimanapun itu, dan saya begitu, Sedih juga jadinya... kalau punya anak nanti biasakan melatih anak kita tanpa memakai sendal kalau sudah bisa berjalan, harus diawasi tentunya.
Pasar ini tempat setan, dan manusia bertumpuk, setan yang menganggu pedagang untuk selalu mengurangi timbangan dan manusia dengan segala keperluannya. Kadang melihat mereka gigih menjual dagangnya walau banyak saingan saya jadi senang sendiri, dan melihat jualannya ada sayur, ikan, dan lain-lain tersusun rapi dan menciptakan warna yang ciamik! lalu menciptakan bau yang khas. Bau pasar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar