Makassar Memasuki
bulan daftar mendaftar bagai siswa yang telah lulus dari SMA akan menambahkan
nama “maha” dan sebuah gelar di belakang namanya kelak. Ditandai dengan
banyaknya baliho jurusan dari kampus-kampus di bahu jalan untuk mengundang para
calon mahasiswa. Saya sudah melewati fase keresahan ini, kata “ belum diterima”
jadi lebih menyakitkan dibandingkan “maaf, kita putus yah, kamu terlalu baik
buat aku....
Menjadi
mahasiswa bukan perkara sederhana sebab mahasiswa harus bisa menjadi pengganti orang-orang yang
memimpin di pemerintahan nantinya, yang berarti mahasiswa akan menjadi penerus
untuk memimpin bangsa ini, sebagai agen of change yang sering di suarakan di
calon kampus kalian bahwa mahasiswa harus peduli dengan keadaan sekitar dan
jika ada yang salah merekalah (mahasiswa) titik kebangkitan suatu Negara atau
bangsa di letakkan, social control,
dan moral face, menurut knopfemacher
mahasiswa adalah seseorang calon sarjana yang dalam keterlibatannya dengan
perguruan tinggi yang didik dan diharapkan untuk menjadi calon-calon
intelektual
maka dari itu
untuk calon mahasiswa perhatikanlah hal-hal berikut sebelum memasuki dunia
kampus. ini berdasarkan pengalaman saya dan artikel yang pernah saya baca:
Ini adalah point yang klise tapi benar adanya. Berusaha lah di atas rata-rata. Jika teman kalian hanya mampu belajar tiap malam jadi orang yang bisa belajar tiap waktu, disertai dengan doa agar harapanmu lebih merendah, usahamu lebih maksimal jadi apapun yang di dapat kalian bisa menerimanya
Memilih kampus
Memilih kampus
sama halnya dengan menetapkan hati untuk menjadikannya rumah (selama
perkulihan) suasana, aturan yang berlaku di kampus, juga yang telah diakui oleh
BAN-PT (badan akreditasi nasional perguruan tinggi)
Tujuan awal
Seperti kata bredon
burchard tetapkanlah tujuan di setiap tindakanmu. Bahkan pada hal-hal sederhana
seperti ketika kita akan berbincang dengan seseorang. Apakah tujuannya membuat
dia terkesan dengan kemampuan kita, apakah tujuan kalian membuat hatinya
bahagia, apakah tujuan kalian membuat perasaannya hangat. Hal-hal sesederhana
itupun butuh penetapan tujuan menurut Brendon. Agar kita fokus dan mengupayakan
keberhasilan untuk mencapai tujuan. Tujuan untuk memilih jurusan yang kalian
inginkan, anda bisa lebih konsentrasi di situ,mengejar obsesi yang tidak sesuai
dengan tujuan Bukankah itu membuang-buang waktu dan tenaga, kalaupun belum
lolos ikut seleksi di tahun depan dengan usaha yang lebih maksimal kalau belum lolos
lagi berarti ada jalan rejeki lain tapi selama bisa diupayakan, upayakanlah.