Demi tuhan saya bukan tim sukses dari bapak dany pomanto dan wakilnya karena tulisan saya kali in adalah puji-pujian. Dulu, dulu sekali saya memilih walikota makassar karena umur saya sudah cukup waktu itu. Untuk visi misinya perduli kucing dan saya juga tidak memilihnya hehe...
Sekarang saya harus berterima kasih sama semesta karena sudah menjadikannya sebagai walikota makassar. Orang makassar sungguh pandai memilih pemimpinnya. Saya selalu salut sama walikota yang menyentuh kelapisan bawah setelah banyaknya walikota-walikota hebat yang di ciptakan tuhan turun ke bumi untuk membawa perubahan.
Penulisan ini bukan hasil dari penelitian dan melihat sampai kedalam apa-apa saja program kerja yang berhasil dan juga tidak berhasil, ini hanya buah pemikiran dari Sudut pandang sendiri, juga rasa apa yang menghanyutkan pada perubahan makassar kali kesekian.
Seperti yang saya bilang sebelumnya saya selalu salut sama pemimpin yang menyentuh kelapisan bawah. Program yang sederhana tapi memberikan dampak besar. Makassar sekarang punya banyak tong sampah, lorong-lorong yang di desain oleh bukibu dan yang bergerak di bidang rumah tangga serta bapak-bapak membantu untuk memperindah setiap lorong, juga galian yang tertutup sampah membusuk, yha walaupun masih ada saja oknum yang tidak bertanggungjawab membuang sampah sembarangan kini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, bahkan sekarang ada bank sampah ini memberikan dampak positif bagi ibu-ibu untuk menyibukkan diri.
Hal sederhana lainnya lampu jalan selalu terang benderang tak pernah lagi menunggu hingga sebulan melihat lampu jalan yang mati tak kunjung di perbaiki selang beberapa jam saja ia kembali terang, mall-mall yang wc nya berbayar sudah digratiskan juga diberikan peraturan perundangan-undangan! Makassar juga sudah sudah di bangun taman-taman, lahan hijau yang menyejukkan mata.
Ini merupakan perubahan yang membuat saya begitu dipredulikan. Walau masih banyak yang kurang tapi untuk mengurus jutaan penduduk makassar di Mata saya bapak keren . Semangat terus yha pak buat kami nyaman di kota kelahiran sendiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar