Rabu, 16 September 2015

Barangkali

Kita perlu belajar cara memberi saran dan mendengarkan, menjahui komentar dan tidak mempengaruhinya.
Saya melihat begitu banyak hati yang menjadi bimbang karena kata-kata orang lain, banyak hati yang menjadi ragu karena kata-kata orang lain dan menjadi penakut karena kata-kata orang lain. Sehingga mereka lupa dengan hati mereka sendiri karena kejamnya kita untuk mempengaruhi agar menjadi sama atau ada unsur kepentingan yang mendasar.
Menjadi komentator adalah pekerjaan yang manusia lakoni setiap hari. Kenapa tidak mencoba untuk menjadi manusia yang memberikan saran dan mendengarkannya.

barangkali kita harus mempelajari ini. yaitu, menjadikan hati mereka yang menerima pukulan-pukulannya sendiri,  lebih mendengarkan suara hati  mereka sendiri, lebih banyak berbincang dengan hati  mereka sendiri,  karena saya juga percaya kalau kata hati itu ada tuhan yang berbisik di dalamnya . Biarkan mereka menyimak dan menjadikan hati yang kuat yang percaya akan mimpi dan keinginannya.

Begini-gini saja

Setelah hura-hara PPN 12% tidak jadi naik, saya sebagai warga indonesia bukannya menjadi tenang tapi geleng-geleng. Karena ada yang sudah me...