Minggu, 27 Januari 2013

penikmat jalan

saya adalah manusia penikmat jalan, setiap di kendaraan berjenis apapun saya pasti diam karena menikmati jalan, jangan heran kalau saya biasa nyanyi atau diam itu artinya saya nyaman dan lagi menikmati jalan.

setiap jalan yang kulalui entah sama seseorang ataupun sendirian selalu mempunyai makna, kadang dari jalan saya belajar untuk bersyukur dengan keadaan atau semakin menghina kalau diri saya pemalas butuh dorongan lagi melihat realita. ini susah  bung!


dengan jalan saya melihat..



pengamen yang berusaha menghibur dengan menyanyi memakai suara pas-passan, gitar yang entah dimana mereka ambil halal kah? haramkah? tapi masih semangat aja padahal cuaca memanaskan tubuhnya kadang juga mendinginkan tubuhnya. karena uang

para pemulung, dengan baju yang porak poranda,  alat yang mereka pakai seadanya, dengan sebuah mmm tatapannya yang kosong mungkin, dan barang rongsongkan untuk di daur ulang.. karena uang

pengemis yang berjenis balita, anak-anak, orangtua, ada yang tubuhnya masih lengkap ada pula yang cacat, menunggu untuk diberi uang demi sang perut yang tak berhenti meronta

penjual kaki lima yang bahagia karena rame pengunjung atau sedang menunggu pengunjung, capek berbicara untuk pembeli yang kadang cuma singgah tidak membeli

orang-orang yang lagi berjalan ada yang tersenyum adapula yang cemberut, ada yang sendiri, sama sang kekasih, teman, atau orang tuanya

ibu-ibu mau kepasar dengan segala raut muka karena jengkel kalau bahan pokok sudah naik mungkin, atau hasil tawarannya kepada sambalu-sambalu ditolak

ada juga yang lagi kecelakaan dan ditolong oleh warga setempat

tukang becak yang lagi asyik duduk di becaknya sambil merokok dan menunggu penumpang

atau ibu-ibu kaya yang sibuk mengurus anaknya yang  umurnyanlagi hiperaktifnya

orang yang sudah punya pekerjaan memakai pakaian yang manis, dengan dandanan yang rapih menunggu temannya untuk makan siang, salat atau jalan-jalan kali yah

anak sekolah dengan muka yang lusuh capek habis belajar, mengejar cita-citanya atau cuma sekedar bermain dengan teman-teman sebayanya lalu pulang kerumah masing seperti biasa

yang lagi olahraga, futsal, basket, atau sekedar lari-lari kecil

anak muda yang lagi nongkrong, membicarakan sesuatu lalu tertawa bersama kadang juga diam bersama.

banyak jenis manusia, kegiatan berbeda, muka tidak ada yang sama. masalah-masalah mereka juga beda-beda, hidup mereka juga, hobi mereka,rejeki mereka, jalan hidup mereka nantinya, ini betul-betul berbicara tetang rasa.. padahal kita diciptakan dari air mani  melalui proses yang s-a-m-a. membingungkan.

namun ini yang dinamakan hidup, 

yah rasa hidup lebih tepatnya....


Where are we? What the hell is going on?
The dust has only just begun to fall,
Crop circles in the carpet, sinking, feeling.
Spin me round again and rub my eyes.
This can't be happening.
When busy streets a mess with people
would stop to hold their heads heavy.

Hide and seek.
Trains and sewing machines.
All those years they were here first.

Oily marks appear on walls
Where pleasure moments hung before.
The takeover, the sweeping insensitivity of this
still life.

Hide and seek.
Trains and sewing machines. (Oh, you won't catch me around here)
Blood and tears,
They were here first.

Mmm, what you say?
Mm, that you only meant well? Well, of course you did.
Mmm, what you say?
Mm, that it's all for the best? Because it is.
Mmm, what you say?
Mm, that it's just what we need? And you decided this.
Mmm what you say?
What did she say?

Ransom notes keep falling out your mouth.
Mid-sweet talk, newspaper word cut-outs.
Speak no feeling, no I don't believe you.
You don't care a bit. You don't care a bit.

Ransom notes keep falling out your mouth.
Mid-sweet talk, newspaper word cut-outs.
Speak no feeling, no I don't believe you.
You don't care a bit. You don't care a bit.

You don't care a bit.
You don't care a bit.
You don't care a bit.
You don't care a bit.
You don't care a bit.

imogen heap- hide and seek


Begini-gini saja

Setelah hura-hara PPN 12% tidak jadi naik, saya sebagai warga indonesia bukannya menjadi tenang tapi geleng-geleng. Karena ada yang sudah me...