fine. dilihat dari judulnya seperti soal ulangan dan terkesan kaku, baiklah blog saya selalu dalam keadaan cerah ceriah seperti orangnya,dan cantik juga seperti orangnya.. definisi cantik menurut saya beda dari umumnya, santailah
pandanglammpe kisahya memang tak terlupakan.disana setiap selesai dalam suatu pekerjaan berjamaah baik,salat, mengaji, makan, belajar, selain bersalawat ada al fatiha di belakangnya
kata ayah saya salawat itu membantu untuk dikabulkannya doa secepat mungkin... dan al fatiha?
alfatiha (pembukaan)
alfatiha (pembukaan)
Ayat 1: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”.
Rasakan
betapa besar kasih sayang Allah kepada kita semua, bayangkan semua
nikmat yang telah kita terima dariNya. Nikmat udara yang kita hirup,
nikmat penglihatan, nikmat pendengaran, nikmat sehat. Apakah kita sudah
berterima kasih padaNya??. Rasakan
kasih sayang dan sifatnya yang maha pengasih serta pemurah. Rasakan
getaran dihati anda, hingga timbul dorongan untuk menangis. Silahkan
menangis jika dorongan itu memang kuat. Jangan tahan tangisan anda.
Ayat 2: “Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam”
Rasakan betapa mulianya Allah, betapa Agungnya Dia , hanya Dialah yang berhak dipuji. Dialah Tuhan penguasa Alam semesta yang maha mulia dan Maha terpuji. Rasakan
betapa hina dan tidak berartinya kita dihadapan Dia. Lenyapkan semua
kesombongan diri dihadapaNya. Rasakan getaran yang dahsyat didada anda…
Ayat 3: “Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”
Rasakan seperti pada ayat pertama
Ayat 4: “Yang menguasai hari pembalasan”
Bayangkan seolah olah anda berada dihapan Allah di padang Mahsyar kelak. Dia lah penguasa tunggal dihari itu. Bagaimana keadaan anda dihari itu? Rasakan dan hayati ayat tadabbur yang anda dengar. Biarkan airmata anda mengalir . Menangislah dihadapan Allah pada hari ini , disaat pintu taubat masih terbuka. Jangan sampai anda menangis kelak dihari berbangkit ketika pintu taubat telah tertutup
Ayat 5: “Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan”
Inilah
pengakuan anda bahwa hanya Dia yang anda sembah, dan hanya padaNya anda
mohon pertolongan. Buatlah pengakuan dengan tulus dan iklas.
Ayat 6: “Tunjukilah kami jalan yang lurus”
Mohonlah
padanya agar ditunjuki jalan yang lurus. Jalan yang penuh dengan rahmat
dan berkahNya. Dengarkan dan hayati kalimat tadabbur yang anda dengar
Ayat
7: “(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat
kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan)
mereka yang sesat”.
Bayangkan
jalan orang orang yang telah mendapat nikmat , kebahagian dan
kesuksesan sebagai karunia dari sisinya. Berharaplah untuk mendapat
kebahagian seperti orang itu.
Bayangkan pula jalan orang orang yang mendapat murka dan azabnya
Bayangkan pula jalan yang ditempuh orang yang sesat mohon agar dijauhkan dari jalan itu.
http://tirtaamijaya.com/2008/07/21/makna-surat-al-fatihah/
maknanya sangat menyentuh dihati..
kemudian saya berpikir memulai disertai dengan doa dan bismillah, ada yang berhasil dan ada yang masih perlu belajar lagi dengan apa yang dikerjakaannya, berhasil membuat kita berbangga diri atau merasa kenyang sudah bisa memakan ini yang manusia lain harus banting tulang karena makanan itu, dan syeitan menggoda untuk bersikap sombong karena kita sudah merasa lebih, padahal awalnnya kita sudah berdoa mengucapkan bismillah, semata-mata apa yang dikerjakaan karenaNYA, setelah berhasil itu berarti usahanya sendiri dan lupa dengan niat pertama.
harus belajar lagi.. kecewa, marah, bungkam, menyalahkan tuhan, dan usaha kita, lalu malas bangkit, bukankah semata-mata karena Allah apapun hasilnya baiknya diterima. betul kata:
@pensiil-Selalu rendahkan harapanmu,maksimalkan usahamu.. jd ya apapun yg di dapet,bisa menerima..
hubungannya dengan alfatiha..
alfatiha mengajarkan untuk selalu mengingat kepadaNYA apapun yang terjadi dikehidupanmu, ketahuilah ia memang dekat kepadamu, dia mengajarkanmu untuk tetap rendah hati, karena hasil dari perbuatanmu ialah yang menentukan, jangan takkabur, ia memang maha segalanya. kamu bisa melakukan ini, karenaNYA, kamu masih perlu mencoba juga karenaNYA, diakhiri dengan bersyukur kembali memujanya terima apapun yang terjadi, maka dari itulah kenapa alfatiha selalu dikumadangkan jika selesai melakukan aktifitas