Senin, 17 November 2014

begitu semua terlihat mengecewakan, komitmen terpegang tapi mudah mengabaikan. mereka yang kukenal sampai entah siapa orang itu, sisi ceritanya selalu memalukan hingga pekat, lalu saya ingin sekali menjadi pribadi yang tidak mau punya teman satupun....

ter-lalu menjadi pendengar yang baik, yah ter-la-lu (sesuatu yang berlebihan memang tidak baik) dan filter telinga ini tumpah. mendengarkan kalian dengan seksama seperti tiba-tiba saya punya penyakit sikologis, rasanya beban kalian dipindah pundakkan.

terima kasih untuk mempercayakan ceritamu, tetaplah menceritakan, sampai saya berkembang menjadi kuat dan sanggup menahan sedih aneh yang pura-pura tidak terlihat

tidak ingin juga menutup telinga, kuanggap kalian butuh sandaran, sandarlah senyaman mungkin. karena saya percaya teori sunnatullah

(tulisan ini dibuat ketika saya pulang malam selepas mendengarkan cerita seorang teman dan lagu just a feeling- maroon 5 terputar berulang-ulang)

Begini-gini saja

Setelah hura-hara PPN 12% tidak jadi naik, saya sebagai warga indonesia bukannya menjadi tenang tapi geleng-geleng. Karena ada yang sudah me...