Kamis, 03 Mei 2012

kamar mandi

ini saya ambil dari tumblrnya @hurufkecil  kak aan mansyur, saya suka dengan tulisan dia yang ini jatuh cinta malah, dia hebat.


Kadang saya berpikir bahwa tempat paling suci dan menyenangkan di bumi ini adalah kamar mandi. Cuma di kamar mandi saya bisa merasa aman dan nyaman telanjang, apapun maknanya, sambil memikirkan banyak perihal. Kamar mandi adalah tempat saya membersihkan tubuh saya sambil tersenyum dan bernyanyi kecil memikirkan orang yang saya cintai.
Orang yang kita pikirkan sambil bernyanyi di kamar mandi adalah orang yang kita cintai. Kadang-kadang dia bukan pacar kita. Kadang-kadang orang yang nampak kita benci di luar kamar mandi. Begitulah.
Di kamar mandi, kita nyaris tidak mampu membohongi siapapun. Kita menjadi bukan siapa-siapa di kamar mandi. Kita tidak lebih dari seorang yang sebagian dirinya adalah kotoran, seseorang yang harus dibersihkan setiap hari.
Akhir-akhir ini, saya memang sering berpikir tentang kamar mandi. Di Makassar, kota dengan segala kebusukannya  tetapi tetap saya cintai, marak dibangun wahana moderen, waterpark, dan mengambil ruang-ruang publik.
Di kamar mandi, sesaat sebelum menulis catatan kecil ini, saya berpikir betapa beruntung orang-orang yang masih memiliki kamar mandi, ruang pribadi yang belum direbut orang-orang berduit.
Saya tiba-tiba ingin sekali mandi lebih pagi hari ini, di waterpark. Iya, setiap orang memiliki waterpark pribadi. Kamar mandi namanya.

Begini-gini saja

Setelah hura-hara PPN 12% tidak jadi naik, saya sebagai warga indonesia bukannya menjadi tenang tapi geleng-geleng. Karena ada yang sudah me...